Belasan Ribu Ilmuwan Beberkan Bukti Ilmiah Bumi Berada di Ambang Kiamat

Jum'at, 03 November 2023 - 09:38 WIB
Menurut makalah tersebut, antara tahun 2021 dan 2022, subsidi bahan bakar fosil meningkat dua kali lipat dari USD531 miliar menjadi lebih dari USD1 triliun. Perlu dicatat bahwa jumlah tersebut hanya terjadi di Amerika Serikat, belum negara yang lain.

"Kita harus mengubah perspektif kita mengenai darurat iklim dari sekedar isu lingkungan hidup yang terisolasi menjadi ancaman yang sistemik dan eksistensial," tulis para penulis makalah tersebut.

Peneliti mengatakan, beralih dari bahan bakar fosil, serta memerangi konsumsi berlebihan oleh orang-orang kaya adalah hal yang harus dilakukan.

Para ilmuwan menyerukan tindakan segera untuk mengatasi krisis ini. Mereka meminta pemerintah, bisnis, dan individu untuk bekerja sama untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, melindungi keanekaragaman hayati, dan mengurangi polusi.

Makalah ini merupakan peringatan yang serius bagi umat manusia. Kita harus bertindak sekarang untuk menyelamatkan planet ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!