Ritual Mengerikan Ini Dilakukan Raja Firaun agar Abadi Akhirat
Senin, 30 Oktober 2023 - 11:42 WIB
Mereka percaya bahwa firaun dan bangsawan lainnya akan terus hidup di akhirat dan membutuhkan pelayan untuk melayani mereka.
Pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti mulai berkurang pada masa Kerajaan Baru Mesir (1550-1070 SM).
Hal ini mungkin disebabkan oleh karena perubahan dalam kepercayaan agama Mesir Kuno. Pada masa ini, masyarakat Mesir Kuno mulai percaya bahwa semua orang memiliki hak untuk masuk ke akhirat, terlepas dari status sosial mereka.
Selain itu, masyarakat Mesir Kuno juga mulai mengembangkan kepercayaan tentang penghakiman di akhirat. Menurut kepercayaan ini, setiap orang akan dihakimi berdasarkan perbuatan mereka di dunia ini.
Meskipun pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti mulai berkurang, namun praktik-praktik ini tetap ada hingga akhir peradaban Mesir Kuno.
Pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti mulai berkurang pada masa Kerajaan Baru Mesir (1550-1070 SM).
Hal ini mungkin disebabkan oleh karena perubahan dalam kepercayaan agama Mesir Kuno. Pada masa ini, masyarakat Mesir Kuno mulai percaya bahwa semua orang memiliki hak untuk masuk ke akhirat, terlepas dari status sosial mereka.
Selain itu, masyarakat Mesir Kuno juga mulai mengembangkan kepercayaan tentang penghakiman di akhirat. Menurut kepercayaan ini, setiap orang akan dihakimi berdasarkan perbuatan mereka di dunia ini.
Meskipun pengorbanan manusia dan penggunaan tokoh shabti mulai berkurang, namun praktik-praktik ini tetap ada hingga akhir peradaban Mesir Kuno.
(wbs)
Lihat Juga :