Diusulkan Jadi Tempat Warga Gaza Mengungsi, Ada Apa Saja di Gurun Negev Israel?
Selasa, 24 Oktober 2023 - 18:47 WIB
Setelah Israel berdiri pada 1948, Suku Badui di Negev tersisa 11.000 orang dari semula 92.000 orang akibat terusir atau mengungsi. Saat ini, diperkirakan terdapat 100.000 warga Suku Badui yang hidup di Negev. Mereka tinggal di sejumlah desa yang “tidak dikenal oleh” Israel dan hidup dalam ancaman pengusiran, tanpa akses listrik serta air bersih.
Baca Juga: Israel Pertimbangkan Beri Izin Warga Gaza Gunakan Bandara Ramon di Gurun Negev
Terdapat beberapa kota yang didirikan Israel di Gurun Negev, seperti Arad, Dimona, Eilat, dan Beer Sheva. Beer Sheva (atau Beersheba) merupakan kota terbesar di Negev, sehingga disebut sebagai ibu kota wilayah Negev. Pengembangan wilayah Negev menguat seiring pembentukan Israel pada 1948 di tanah Palestina, untuk dijadikan permukiman bagi orang Yahudi.
Gurun Negev kaya akan sejarah, salah satunya ditandai dengan keberadaan empat kota kuno kaum Nabatean, yaitu Haluza, Mamshit, Avdat, dan Shivta. Kota-kota tersebut tersebar di jalur perdagangan dupa, dari Arab ke Mediterania.
Baca Juga: Israel Pertimbangkan Beri Izin Warga Gaza Gunakan Bandara Ramon di Gurun Negev
Permukiman Warga Israel
Terdapat beberapa kota yang didirikan Israel di Gurun Negev, seperti Arad, Dimona, Eilat, dan Beer Sheva. Beer Sheva (atau Beersheba) merupakan kota terbesar di Negev, sehingga disebut sebagai ibu kota wilayah Negev. Pengembangan wilayah Negev menguat seiring pembentukan Israel pada 1948 di tanah Palestina, untuk dijadikan permukiman bagi orang Yahudi.
Objek Wisata
Gurun Negev kaya akan sejarah, salah satunya ditandai dengan keberadaan empat kota kuno kaum Nabatean, yaitu Haluza, Mamshit, Avdat, dan Shivta. Kota-kota tersebut tersebar di jalur perdagangan dupa, dari Arab ke Mediterania.
Lihat Juga :