Ilmuwan Australia Buktikan Berhasil Menambang Uranium dari Lautan
Rabu, 18 Oktober 2023 - 17:36 WIB
Para peneliti menemukan bahwa ketika neodymium dikombinasikan dengan LDH, senyawa yang dihasilkan mampu mengambil uranium dari air laut melalui 10 unsur lain yang lebih berlimpah. Ini termasuk natrium, kalsium, magnesium, dan kalium, yang jumlahnya sekitar 400 kali lebih besar dibandingkan uranium.
Menurut para peneliti, selektivitas ini, dan rendahnya biaya produksi bahan LDH yang didoping, akan berdampak besar pada kemungkinan pemanenan uranium dari air laut dalam skala besar.Hasil penelitian ini diterbitkan jurnal Kemajuan Energi.
Baca juga; 4 Daerah Penghasil Uranium di Indonesia, Kalimantan Paling Banyak
“Temuan ini menunjukkan bahwa rekayasa dopan LDH memberikan metode yang sederhana dan efektif untuk mengendalikan selektivitas dan menghasilkan adsorben yang mampu menantang pemisahan seperti ekstraksi uranium dari air laut,” tulis para peneliti.
Diperkirakan terdapat sekitar 4,5 miliar ton unsur ini di lautan dunia, dibandingkan dengan hanya sekitar enam juta ton di daratan. Jumlah tersebut cukup untuk menghasilkan listrik di seluruh dunia selama ribuan tahun. Namun, mengambil semua uranium terbukti sulit, karena uranium terdapat dalam air laut dalam konsentrasi yang sangat kecil.
Menurut para peneliti, selektivitas ini, dan rendahnya biaya produksi bahan LDH yang didoping, akan berdampak besar pada kemungkinan pemanenan uranium dari air laut dalam skala besar.Hasil penelitian ini diterbitkan jurnal Kemajuan Energi.
Baca juga; 4 Daerah Penghasil Uranium di Indonesia, Kalimantan Paling Banyak
“Temuan ini menunjukkan bahwa rekayasa dopan LDH memberikan metode yang sederhana dan efektif untuk mengendalikan selektivitas dan menghasilkan adsorben yang mampu menantang pemisahan seperti ekstraksi uranium dari air laut,” tulis para peneliti.
Diperkirakan terdapat sekitar 4,5 miliar ton unsur ini di lautan dunia, dibandingkan dengan hanya sekitar enam juta ton di daratan. Jumlah tersebut cukup untuk menghasilkan listrik di seluruh dunia selama ribuan tahun. Namun, mengambil semua uranium terbukti sulit, karena uranium terdapat dalam air laut dalam konsentrasi yang sangat kecil.
(wib)
Lihat Juga :