Sudah saatnya Pemerintah Khawatir dengan Sepak Terjang TikTok di Indonesia
Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:50 WIB
Pemerintah diminta untuk melakukan penelitian terkait tudingan sejumlah negara atas sepak terjang TikTok terhadap data para pengguna. Foto/Ist
JAKARTA - Sejumlah negara sudah mengharamkan aplikasi berbagi video pendek , TikTok, karena alasan keamanan data rakyatnya sebagai pengguna. Daftar menunjukkan India, Australia, Jepang, Kanada , dan terakhir Amerika Serikat, bersiap mengusir aplikasi populer asal China tersebut. (Baca juga: Bukan Cuma TikTok, Aplikasi Buatan Amerika Juga Berbahaya )
Lalu bagaimana pemerintah Indonesia harus bersikap? Menurut Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, sudah saatnya pemerintah mengkhawatirkan masalah keamanan data pengguna TikTok.
"Ya jika beberapa negara mulai khawatir terhadap satu layanan berbasis digital yang mengglobal, meski belum ada bukti terjadi di Indonesia, perlu mendapat perhatian serius. Termasuk layanan TikTok," ungkap Heru Sutadi kepada SINDOnews dalam pesan singkatnya.
Dia mengatakan, bisa jadi apa yang dikhawatirkan dan terjadi negara lain, sebenarnya juga terjadi di Indonesia. "Hanya kita saja yang tidak tahu atau berusaha menolak kenyataan tersebut," imbuhnya. (Baca juga: Selain AS Lagi Bokek, Ini yang Bikin TikTok Kecilkan Langkah Trump )
Lalu bagaimana pemerintah Indonesia harus bersikap? Menurut Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, sudah saatnya pemerintah mengkhawatirkan masalah keamanan data pengguna TikTok.
"Ya jika beberapa negara mulai khawatir terhadap satu layanan berbasis digital yang mengglobal, meski belum ada bukti terjadi di Indonesia, perlu mendapat perhatian serius. Termasuk layanan TikTok," ungkap Heru Sutadi kepada SINDOnews dalam pesan singkatnya.
Dia mengatakan, bisa jadi apa yang dikhawatirkan dan terjadi negara lain, sebenarnya juga terjadi di Indonesia. "Hanya kita saja yang tidak tahu atau berusaha menolak kenyataan tersebut," imbuhnya. (Baca juga: Selain AS Lagi Bokek, Ini yang Bikin TikTok Kecilkan Langkah Trump )
Lihat Juga :