NASA Sebut Musim Panas 2023 Pecahkan Rekor Suhu Terpanas

Minggu, 17 September 2023 - 09:46 WIB
Data mentah ini dianalisis menggunakan metode yang memperhitungkan variasi jarak stasiun suhu di seluruh dunia dan efek pemanasan perkotaan yang dapat mengacaukan perhitungan. Analisis ini menghitung anomali suhu, bukan suhu absolut.

Anomali suhu menunjukkan seberapa jauh perubahan suhu dari rata-rata dasar tahun 1951 hingga 1980. “Suhu permukaan laut yang sangat tinggi, yang sebagian dipicu oleh kembalinya El Nino, sebagian besar bertanggung jawab atas rekor kehangatan musim panas,” kata Josh Willis, ilmuwan iklim dan ahli kelautan di Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan.

Baca juga; PBB: Dunia Harus Persiapkan Diri Hadapi Rekor Baru Suhu Panas

El Nino adalah fenomena iklim alami yang ditandai dengan suhu permukaan laut yang lebih hangat dari biasanya (dan permukaan laut yang lebih tinggi) di Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Musim panas yang memecahkan rekor pada tahun 2023 melanjutkan tren pemanasan jangka panjang.

Pengamatan dan analisis ilmiah yang dilakukan selama beberapa dekade oleh NASA, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), dan lembaga internasional lainnya menunjukkan bahwa pemanasan ini terutama disebabkan oleh emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia. Pada saat yang sama, peristiwa alami El Nino di Pasifik memberikan kehangatan ekstra ke atmosfer global dan sering kali berkorelasi dengan kenaikan suhu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!