Harta Karun Lithium Terbesar di AS Diperkirakan Bernilai Rp23.000 Triliun

Selasa, 12 September 2023 - 18:02 WIB


Kaldera McDermitt diyakini terbentuk sekitar 19 juta tahun lalu, dan terakhir meletus 16 juta tahun lalu. Ahli geologi percaya letusan tersebut mendorong mineral dari dalam tanah ke permukaan, sehingga meninggalkan tanah liat smektit yang kaya lithium.

Lithium Americas Corporation yang berbasis di Kanada berencana untuk mulai menambang pada awal tahun 2026 dan berlangsung selama 40 tahun ke depan, kemudian menimbun kembali lubang tersebut. Namun, rencana tersebut mendapat kritik karena dampak pertambangan terhadap lingkungan dan klaim bahwa situs tersebut berada di tanah suci penduduk asli Amerika.

Baca juga; Ganggu Kalibrasi Satelit, NASA Protes Keras Penambangan Lithium

Logam Lithium merupakan komponen penting untuk bahan pembuat baterai yang menggerakkan segala hal, mulai dari smartphone hingga kendaraan listrik dan panel surya. China telah mendominasi pasar selama beberapa dekade karena 90% logam lithium ditambang dan disuling di negeri tirai bambu itu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!