Harta Karun Lithium Terbesar di AS Diperkirakan Bernilai Rp23.000 Triliun

Selasa, 12 September 2023 - 18:02 WIB
loading...
Harta Karun Lithium...
– Penemuan harta karun sumber Lithium terbesar di supervolcano Kaldera McDermitt, Nevada-Oregon, Amerika Serikat (AS) yang diklaim sebagai terbesar di dunia. Foto/OPB/Daily Mail
A A A
WASHINGTON - Penemuan harta karun sumber Lithium terbesar di supervolcano Kaldera McDermitt, Nevada-Oregon, Amerika Serikat (AS) yang diklaim sebagai terbesar di dunia. Bahkan nilainya diperkirakan mencapai USD1,5 triliun atau sekitar Rp23.036 triliun (Rp23,036 kuadriliun).

Ahli geologi telah menemukan apa yang mereka yakini sebagai deposit lithium terbesar di dunia di dalam gunung berapi purba di sepanjang perbatasan Nevada-Oregon di AS. Dikutip dari laman Daily Mail, Selasa (12/9/2023), tanah liat yang mengandung hingga 40 juta metrik ton logam mulia lithium telah diidentifikasi di Kaldera McDermitt.

Jumlah ini hampir dua kali lipat dari apa yang ditemukan di dataran garam Bolivia yang telah lama memegang rekor deposit lithium terbanyak. Pada tahun 2022, harga rata-rata lithium karbonat tingkat baterai adalah USD37.000 per metrik ton, yang berarti gunung berapi tersebut berpotensi memiliki nilai USD1,48 triliun.

Baca juga; Harta Karun Lithium Terbesar di Dunia Ditemukan, Tepat di Bawah Gunung Berapi Purba

Jumlah kandungan lithium di Kaldera McDermitt masih berdasarkan perkiraan karena belum ada pengeboran yang dilakukan. Namun, para ilmuwan telah menemukan konsentrasi lithium yang tinggi di kaldera itu sejak tahun 1970-an.

“Jika Anda mempercayai perkiraan mereka, ini adalah deposit litium yang sangat, sangat signifikan. Hal ini dapat mengubah dinamika litium secara global, dalam hal harga, keamanan pasokan, dan geopolitik,” kata Anouk Borst, seorang ahli geologi di KU Leuven University yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan kepada Chemistry World.
Harta Karun Lithium Terbesar di AS Diperkirakan Bernilai Rp23.000 Triliun


Kaldera McDermitt diyakini terbentuk sekitar 19 juta tahun lalu, dan terakhir meletus 16 juta tahun lalu. Ahli geologi percaya letusan tersebut mendorong mineral dari dalam tanah ke permukaan, sehingga meninggalkan tanah liat smektit yang kaya lithium.

Lithium Americas Corporation yang berbasis di Kanada berencana untuk mulai menambang pada awal tahun 2026 dan berlangsung selama 40 tahun ke depan, kemudian menimbun kembali lubang tersebut. Namun, rencana tersebut mendapat kritik karena dampak pertambangan terhadap lingkungan dan klaim bahwa situs tersebut berada di tanah suci penduduk asli Amerika.

Baca juga; Ganggu Kalibrasi Satelit, NASA Protes Keras Penambangan Lithium

Logam Lithium merupakan komponen penting untuk bahan pembuat baterai yang menggerakkan segala hal, mulai dari smartphone hingga kendaraan listrik dan panel surya. China telah mendominasi pasar selama beberapa dekade karena 90% logam lithium ditambang dan disuling di negeri tirai bambu itu.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved