Pertama di Dunia, Pesawat Berbahan Bakar Hidrogen Cair Berhasil Mengudara

Sabtu, 09 September 2023 - 23:28 WIB
“Sebagai seorang insinyur, saya dapat mengatakan bahwa pesawat bertenaga hidrogen dengan 40 tempat duduk adalah masalah uang dan waktu. Setelah itu menjadi visioner,” kata Kallo.

Namun, ia juga menambahkan bahwa pengujian sejauh ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan untuk meningkatkan powertrain hingga 4MW + 4MW, sehingga dapat menggerakkan pesawat lebih besar untuk 80 hingga 100 penumpang.

Hidrogen cair berpotensi menjadi game changer bagi penerbangan komersial. Hal lain yang dibutuhkan oleh penerbangan bertenaga hidrogen di masa depan selain bahan bakar, adalah infrastruktur. Untuk proyek ini, H2FLY telah bekerja sama dengan Air Liquide.

“Ini pertama kalinya kami membawa hidrogen cair untuk diisi bahan bakar di bandara komersial,” kata Pierre Crespi, Direktur Inovasi di Air Liquide Advanced Technologies.

Hidrogen cair tiba di Maribor dengan truk, mengikuti persyaratan keselamatan yang ketat dari pemerintah Slovenia.

H2FLY didirikan pada 2015 oleh lima insinyur dari German Aerospace Center di Stuttgart dan Universitas Ulm. Perusahaan ini mengerjakan sistem propulsi secara keseluruhan, tetapi juga mengembangkan komponen individual bila diperlukan. Pada 2021, H2FLY diakuisisi Joby Aviation, perusahaan yang berbasis di California yang mengembangkan kendaraan lepas landas dan mendarat vertikal listrik (eVTOL) untuk mengoperasikan layanan taksi udara.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!