Rusia Kembangkan 3 Jenis Pesawat Tempur Siluman Su-75 Checkmate
Rabu, 26 Juli 2023 - 22:21 WIB
Penundaan pengujian disebabkan oleh keputusan Sukhoi untuk beralih ke konsep arsitektur terbuka untuk pesawat tempur bermesin tunggal agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. CEO Rostec, Sergey Chemezov mengungkapkan saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, agar kompartemen internal Su-75 mengakomodasi persenjataan udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan yang canggih.
“Pekerjaan pada versi tak berawak Checkmate telah berlangsung sejak tahap awal perancangan. Versi tak berawak dapat dibuat di samping pesawat satu kursi,” kata CEO UAC Yury Slyusar kepada TASS.
Baca juga; Rusia Luncurkan Jet Siluman Su-75 Checkmate, Putin Umbar Pujian
Pesawat tempur bermesin tunggal Su-75 Checkmate dilengkapi kompartemen untuk persenjataan udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan. Pesawat tempur Su-75 akan membawa muatan lebih dari 7 ton dan mampu menyerang hingga enam target sekaligus.
Pesawat tempur Su-75 mampu terbang dengan kecepatan Mach 1,8 atau 1,8 kali kecepatan suara dan akan memiliki jangkauan operasi 3.000 km. Pesawat akan dilengkapi dengan powerplant yang sangat efisien.
Pesawat tempur terbaru Rusia diharapkan bersaing dengan F-35A Lightning II Amerika dan JAS-39 Gripen Swedia. Su-75 menggabungkan sistem terbaru, termasuk konfigurasi arsitektur terbukanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan teknologi kecerdasan buatan yang unik.
“Pekerjaan pada versi tak berawak Checkmate telah berlangsung sejak tahap awal perancangan. Versi tak berawak dapat dibuat di samping pesawat satu kursi,” kata CEO UAC Yury Slyusar kepada TASS.
Baca juga; Rusia Luncurkan Jet Siluman Su-75 Checkmate, Putin Umbar Pujian
Pesawat tempur bermesin tunggal Su-75 Checkmate dilengkapi kompartemen untuk persenjataan udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan. Pesawat tempur Su-75 akan membawa muatan lebih dari 7 ton dan mampu menyerang hingga enam target sekaligus.
Pesawat tempur Su-75 mampu terbang dengan kecepatan Mach 1,8 atau 1,8 kali kecepatan suara dan akan memiliki jangkauan operasi 3.000 km. Pesawat akan dilengkapi dengan powerplant yang sangat efisien.
Pesawat tempur terbaru Rusia diharapkan bersaing dengan F-35A Lightning II Amerika dan JAS-39 Gripen Swedia. Su-75 menggabungkan sistem terbaru, termasuk konfigurasi arsitektur terbukanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan teknologi kecerdasan buatan yang unik.
(wib)
Lihat Juga :