Aquamations Diklaim Ramah Lingkungan, Inggris Perkenalkan Kremasi Air

Selasa, 04 Juli 2023 - 17:18 WIB
Selama proses Aquamation, tubuh ditempatkan dalam bejana stainless steel. Alkali ditambahkan, berdasarkan karakteristik individu (berat badan, jenis kelamin, status pembalseman), sebelum bejana diisi dengan air.

Larutan 95% air dan 5% alkali dipanaskan hingga 200-300°F dan disirkulasikan dengan lembut selama proses berlangsung. Di akhir proses, semua material dipecah menjadi blok bangunan terkecil, tidak ada DNA atau RNA yang tersisa.



Air proses steril dilepaskan untuk didaur ulang, dan bejana melakukan pembilasan air bersih untuk peralatan dan sisa-sisa. Saat operator membuka pintu, hanya tersisa mineral tulang anorganik, yang diolah menjadi bubuk dan dikembalikan ke keluarga dalam sebuah guci.

Langkah pemrosesan akhir ini adalah proses yang sama seperti dengan kremasi api. Ketertarikan pada kremasi air meningkat setelah Uskup Agung Desmond Tutu memilih proses ramah lingkungan untuk jenazahnya setelah kematiannya pada Boxing Day tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!