Germania, Mimpi Hitler Bikin Berlin Jadi Kota Raksasa Paling Mewah di Dunia
Senin, 22 Mei 2023 - 06:45 WIB
Rencana tersebut sebenarnya sudah terlihat ketika Adolf Hitler menulis buku Mein Kampf saat berada di tahanan. Gagasan tersebut semakin nyata ketika pria kelahiran 20 April 1889 itu bertemu dengan arsitek pendukung Nazi, Albert Speer pada 1936.
“Hitler membayangkan Berlin baru, kota besar yang mendapat inspirasi dari semua bangunan dan monumen paling mengesankan di Eropa. Mereka berencana membuat alun-alun paling luas di dunia mencapai 99.000 meter persegi yang banyak orang akan bisa melihat sebuah bangunan besar yang terinspirasi dari kubah Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan dan Pantheon di Roma,” sebut analis IFL Science, Laura Simmons.
Upaya Adolf Hitler mewujudkan mimpi kota paling mewah di dunia itu sama brutalnya dengan cara dia membuat ras Arya jadi pemimpin dunia. Penganiayaan dan pembantaian sistematis yang dilakukan Nazi justru termasuk bagian dari usaha untuk membangun Germania.
Warga-warga yang tinggal di calon wilayah proyek Germania, khususnya warga Yahudi Berlin, langsung dipindahkan. Dibawa ke wilayah kumuh dan kemudian malah dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.
Para tahanan di kamp-kamp konsentrasi terutama tahanan perang, pengemis, dan homoseksual dipaksa jadi buruh untuk membangun kota impian tersebut.
“Hitler membayangkan Berlin baru, kota besar yang mendapat inspirasi dari semua bangunan dan monumen paling mengesankan di Eropa. Mereka berencana membuat alun-alun paling luas di dunia mencapai 99.000 meter persegi yang banyak orang akan bisa melihat sebuah bangunan besar yang terinspirasi dari kubah Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan dan Pantheon di Roma,” sebut analis IFL Science, Laura Simmons.
Upaya Adolf Hitler mewujudkan mimpi kota paling mewah di dunia itu sama brutalnya dengan cara dia membuat ras Arya jadi pemimpin dunia. Penganiayaan dan pembantaian sistematis yang dilakukan Nazi justru termasuk bagian dari usaha untuk membangun Germania.
Warga-warga yang tinggal di calon wilayah proyek Germania, khususnya warga Yahudi Berlin, langsung dipindahkan. Dibawa ke wilayah kumuh dan kemudian malah dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.
Para tahanan di kamp-kamp konsentrasi terutama tahanan perang, pengemis, dan homoseksual dipaksa jadi buruh untuk membangun kota impian tersebut.
Lihat Juga :