100 Tahun Stasiun Radio Malabar, Pertama Kali Sistem Pemancar Nirkabel Dunia Dioperasikan

Selasa, 09 Mei 2023 - 08:40 WIB
Dikutip dari laman Postel.go.id, teknologi komunikasi untuk memancarkan gelombang radio dengan membentangkan antena sepanjang 2 km antara Gunung Puntang dan Halimun. Ketinggian antena dari dasar lembah rata-rata 350 meter. Untuk ketinggian rentang kabel rata-rata 250-750 meter di atas permukaan laut.

Dalam buku Tjitaroemplein-Bandung (2014) Sudarsono Katam menyebutkan, pemancar radio tersebut menggunakan sistem peluncur listrik untuk mengangkat gelombang sebesar 750 Volt dan daya 1 MA. Dari situ gelombang radio ribuan kilowatt bisa terbangun, dan dikirimkan melalui antena yang mengarah ke Den Haag, Belanda yang berjarak sekitar 12.000 km dari Gunung Puntang.

Stasiun Radio Malabar menggunakan sebuah transmisi radio VLF (Very low frequency) dengan kekuatan 2400 kW, salah satu alat trasmisi paling kuat yang pernah dibuat. Transmisi radio VLF digunakan untuk frekuensi radio (RF) dalam kisaran 3–30 kHz, sesuai dengan panjang gelombang dari 100 hingga 10 km.

Pita gelombang ini juga dikenal sebagai pita myriameter atau gelombang myriameter karena rentang panjang gelombang dari satu hingga sepuluh myriameter. (satu myriameter sama dengan 10 kilometer). Pita VLF digunakan untuk beberapa layanan navigasi radio, stasiun radio pemerintah, dan untuk komunikasi militer yang aman.

Baca juga; Charles Babbage Penemu Komputer Penentu Kemajuan Teknologi Digital
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!