Antisipasi Serangan Drone, Pasukan Tank Rusia Gunakan Sangkar Pelindung dan Armor Reaktif

Senin, 08 Mei 2023 - 19:18 WIB
Sedangkan armor reaktif ERA Kontakt-1 cara umum bekerja untuk melindungi dari serangan senjata penembus lapis baja, seperti peluru berdaya ledak tinggi. Armor reaktif ERA Kontakt-1 bekerja dengan meledakan amunisi lawan sebelum menembus lapisan baja pada tank.

Jadi armor reaktif ERA Kontakt-1 menetralisir daya rusak amunisi lawan atau menghancurkan secara langsung sebelum menembus menara atau lambung tank. Dalam beberapa aplikasi, saat dipasang pada sudut yang curam, armor reaktif ERA Kontakt-1 untuk membelokkan efek laju senjata.

Baca juga; Tank-Tank Tua di Garis Depan, Rusia Kerahkan T-72 dan Ukraina Andalkan T-64

“Belum jelas apakah armor reaktif Kontakt-1 dapat membuat sangkar pelindung mampu memberikan perlindungan lebih layak. Apalagi ditempatkan secara datar, yang berarti kehilangan kemampuan untuk membantu membelokkan sudut laju amunisi senjata,” tulis The War Zone.

Armor Reaktif ERA Kontakt-1



Armor reaktif ERA Kontakt-1 terdiri susunan blok seperti batu bata yang ditempatkan di antara dua pelat baja. Setiap blok terdiri dari dua elemen peledak, yang sebenarnya adalah bahan peledak plastik.

Ketika amunisi atau rudal mengarah ke tank, blok armor reaktif ERA akan meledak dengan percikan energi bergerak memotong lintasannya. Percikan energi yang dihasilkan disebar untuk meledakan amunisi lawan sehingga mengurangi daya tembus secara drastis sebesar 50-80%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!