Akibat Pemanasan Global, Kekuatan Energi Setara 25 Miliar Bom Atom Terperangkap di Bumi
Sabtu, 06 Mei 2023 - 07:46 WIB
Dalam artikel untuk The Conversation, Andrew King, ilmuwan iklim di University of Melbourne di Australia, dan Steven Sherwood, ilmuwan iklim di University of New South Wales di Sydney, menghitung bahwa 380 zettajoule setara dengan sekitar 25 miliar kali energi yang dilepaskan selama ledakan bom atom "Little Boy", yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945.
Yang lebih mencengangkan lagi, energi yang diserap oleh planet selama periode waktu ini kemungkinan besar hanya setara dengan sekitar 60% dari total emisi gas rumah kaca. “Jadi jumlah sebenarnya bahkan lebih tinggi,” tulis King dan Sherwood.
Tetapi jumlah energi sebesar itu juga membingungkan. Sebab, berdasarkan jumlah panas yang terperangkap di atmosfer, suhu global rata-rata seharusnya naik puluhan derajat sejak zaman praindustri, bukannya 1,2 derajat Celcius (2,2 derajat Fahrenheit).
Jadi kemana perginya semua energi ekstra ini? Menurut penelitian, lautan telah menyerap sekitar 89% energi (338,2 zettajoules), daratan telah menyerap 6% (22,8 zettajoules), dan 4% (15,2 zettajoules) telah melelehkan bagian kriosfer. Hanya sekitar 1% (3,8 zettajoule) yang tersisa di atmosfer.
Yang lebih mencengangkan lagi, energi yang diserap oleh planet selama periode waktu ini kemungkinan besar hanya setara dengan sekitar 60% dari total emisi gas rumah kaca. “Jadi jumlah sebenarnya bahkan lebih tinggi,” tulis King dan Sherwood.
Tetapi jumlah energi sebesar itu juga membingungkan. Sebab, berdasarkan jumlah panas yang terperangkap di atmosfer, suhu global rata-rata seharusnya naik puluhan derajat sejak zaman praindustri, bukannya 1,2 derajat Celcius (2,2 derajat Fahrenheit).
Jadi kemana perginya semua energi ekstra ini? Menurut penelitian, lautan telah menyerap sekitar 89% energi (338,2 zettajoules), daratan telah menyerap 6% (22,8 zettajoules), dan 4% (15,2 zettajoules) telah melelehkan bagian kriosfer. Hanya sekitar 1% (3,8 zettajoule) yang tersisa di atmosfer.
Lihat Juga :