Beda dengan Gojek yang Terus Merugi, Laba Uber Justru Meningkat
Rabu, 03 Mei 2023 - 14:53 WIB
”Triwulan ini jadi pencapaian besar bagi Uber,” beber Dan Ives, analis Wedbush Securities.
Pendapatan kotor Uber mencapai USD31,4 miliar (Rp461 triliun), meliputi ride hailing, pengiriman makanan, dan kargo/logistik. Itu sedikit di bawah perkiraan Wall Street sebesar USD31,5 miliar karena penurunan volume pengiriman menyeret turun pemesanan secara keseluruhan.
Chief Executive Officer Uber Dara Khosrowshahi mengatakan bahwa dia tidak melihat “sinyal pelambatan apa pun” dalam kebiasaan konsumen. “Menurut saya secara umum, konsumen tetap kuat. Mereka menghabiskan uang mereka untuk pengalaman dan makanan adalah bagian dari itu,” bebernya.
Tidak hanya frekuensi pesanan pengiriman yang lebih tinggi dari tahun lalu, pemesanan perjalanan daring naik sebesar USD15 miliar mengalahkan proyeksi yang menunjukkan bahwa pelanggan juga melakukan perjalanan lebih sering.
Produk mobilitas baru juga membantu menarik pengemudi dan penumpang, yang juga membantu meningkatkan profitabilitas. “Bahkan ketika kami harus berkompetisi dalam hal insentif dan harga,” katanya.
Uber sendiri sempat terpukul, tapi saat pandemi. Mereka menyiasatinya lewat Uber Eats—seperti GoFood atau Grabfood—yang tumbuh pesat.
Pendapatan kotor Uber mencapai USD31,4 miliar (Rp461 triliun), meliputi ride hailing, pengiriman makanan, dan kargo/logistik. Itu sedikit di bawah perkiraan Wall Street sebesar USD31,5 miliar karena penurunan volume pengiriman menyeret turun pemesanan secara keseluruhan.
Chief Executive Officer Uber Dara Khosrowshahi mengatakan bahwa dia tidak melihat “sinyal pelambatan apa pun” dalam kebiasaan konsumen. “Menurut saya secara umum, konsumen tetap kuat. Mereka menghabiskan uang mereka untuk pengalaman dan makanan adalah bagian dari itu,” bebernya.
Tidak hanya frekuensi pesanan pengiriman yang lebih tinggi dari tahun lalu, pemesanan perjalanan daring naik sebesar USD15 miliar mengalahkan proyeksi yang menunjukkan bahwa pelanggan juga melakukan perjalanan lebih sering.
Produk mobilitas baru juga membantu menarik pengemudi dan penumpang, yang juga membantu meningkatkan profitabilitas. “Bahkan ketika kami harus berkompetisi dalam hal insentif dan harga,” katanya.
Uber sendiri sempat terpukul, tapi saat pandemi. Mereka menyiasatinya lewat Uber Eats—seperti GoFood atau Grabfood—yang tumbuh pesat.
Lihat Juga :