Beda dengan Gojek yang Terus Merugi, Laba Uber Justru Meningkat

Rabu, 03 Mei 2023 - 14:53 WIB
Laba uber di triwulan pertama 2023 meningkat terlepas dari inflasi dan ekonomi AS yang terus melambat. Foto: Reuters
JAKARTA - Saham Uber Technologies Inc . melonjak. Ternyata, ini terjadi setelah perusahaan ride-hailing itu mencatat laba tinggi. Bahkan, lebih tinggi dari prediksi analis. Hal ini jadi luar biasa mengingat Amerika sedang dilanda inflasidan kondisi ekonomi tidak pasti.

Laba Uber yang sudah disesuaikan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi mencapai USD761 juta (Rp11 triliun) pada kuartal pertama 2023.



Padahal, prediksi analis hanya USD678,6 juta (Rp9,9 triliun). Alhasil, saham Uber melonjak 7,6% menjadi USD35,20 di New York.

Hasil ini menunjukkan bagaimana perusahaan asal San Francisco tersebut mampu bertahan dengan sangat baik menghadapi perlambatan ekonomi hingga kenaikan inflasi. Bahkan, lebih baik dibandingkan perusahaan ritel AS yang justru banyak menderita.

Uber juga lebih unggul dibanding kompetitornya Lyft Inc., yang harus merombak struktur perusahaan demi menghadapi permintaan yang lesu dan laba yang lemah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!