Bos Besar TikTok Tak Bisa Buktikan Sosmed Buatannya Tidak Berbahaya

Jum'at, 24 Maret 2023 - 22:49 WIB
“Aplikasi kami adalah tempat untuk berkreasi, di mana hampir empat juta bisnis AS, terutama usaha kecil menemukan pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka,''

“Sekarang TikTok berkembang dan kami mengambil pelajaran dari perusahaan sebelumnya, terutama ketika menyangkut keselamatan remaja. Sebagian besar pendekatan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan oleh industri media sosial,” jelasnya.

TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance terlibat dalam 'perang geopolitik' antara Beijing dan Washington terkait perdagangan dan teknologi.

Zi Chew, warga Singapura berusia 40 tahun, mengatakan kepada panitia bahwa perusahaannya menjaga posisi bahwa keselamatan konsumen, terutama remaja, selalu menjadi prioritas.

"Sekarang TikTok tidak lagi di China. Kantor pusat kami berlokasi di Los Angeles dan Singapura, di mana saat ini terdapat 7.000 karyawan di AS,''

“Namun, kami mendengar kekhawatiran tentang potensi akses asing yang tidak diinginkan ke data AS dan potensi manipulasi ekosistem TikTok AS. Pendekatan kami tidak pernah mengabaikan atau menyepelekan salah satu dari masalah ini. Sudah kami tangani sebagaimana mestinya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!