Sistem Pendingin Bocor, Kapal Kargo Rusia Progress 82 Dijatuhkan di Samudra Pasifik
Senin, 20 Februari 2023 - 19:24 WIB
“Alasan kebocoran cairan pendingin terus diselidiki oleh spesialis NASA dan rekan-rekan Roscosmos," kata Jeff Arend, Manajer Kantor Rekayasa dan Integrasi Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA di Johnson Space Center di Houston dikutip dari laman Space, Senin (20/2/2023).
Setelah Progress 82 dilepas dari ISS, kosmonot memerintahkan kapal kargo untuk berputar 180 derajat sehingga dapat memotret lebih banyak citra pesawat ruang angkasa yang bocor. “Inspeksi diselesaikan awal pekan ini menggunakan Canadarm2 untuk mengumpulkan citra dari area yang dicurigai dan tim sedang mengevaluasi citra tersebut,” lanjut Jeff Arend.
Roscosmos awalnya berencana untuk mendeorbit kapal kargo Progress 82 sekali pakai pada Jumat malam. Tetapi setelah pelepasannya, para pejabat memperdebatkan opsi tambahan waktu untuk pesawat ruang angkasa, termasuk kemungkinan memasangnya kembali ke modul Prichal buatan Rusia untuk pemeriksaan.
Pada akhirnya, Roscosmos memilih untuk membuang kapal kargo Progress 82 di atas Samudra Pasifik Selatan sesuai rencana. “Dimasukkannya mesin Progress MS-21 untuk deselerasi ke deorbit dijadwalkan pada 19 Februari pukul 06:15 waktu Moskow. Akibatnya, kapal akan memasuki atmosfer dan runtuh,” tulis Roscosmos dalam postingan Telegram.
Setelah Progress 82 dilepas dari ISS, kosmonot memerintahkan kapal kargo untuk berputar 180 derajat sehingga dapat memotret lebih banyak citra pesawat ruang angkasa yang bocor. “Inspeksi diselesaikan awal pekan ini menggunakan Canadarm2 untuk mengumpulkan citra dari area yang dicurigai dan tim sedang mengevaluasi citra tersebut,” lanjut Jeff Arend.
Roscosmos awalnya berencana untuk mendeorbit kapal kargo Progress 82 sekali pakai pada Jumat malam. Tetapi setelah pelepasannya, para pejabat memperdebatkan opsi tambahan waktu untuk pesawat ruang angkasa, termasuk kemungkinan memasangnya kembali ke modul Prichal buatan Rusia untuk pemeriksaan.
Pada akhirnya, Roscosmos memilih untuk membuang kapal kargo Progress 82 di atas Samudra Pasifik Selatan sesuai rencana. “Dimasukkannya mesin Progress MS-21 untuk deselerasi ke deorbit dijadwalkan pada 19 Februari pukul 06:15 waktu Moskow. Akibatnya, kapal akan memasuki atmosfer dan runtuh,” tulis Roscosmos dalam postingan Telegram.
Lihat Juga :