Harga Mahal, BlackBerry Classic Percaya Diri

Jum'at, 27 Maret 2015 - 21:33 WIB
Harga Mahal, BlackBerry...
Harga Mahal, BlackBerry Classic Percaya Diri
A A A
NEW DELHI - Setelah diluncurkan di India, ponsel pintar BlackBerry Classic mencoba kembali merebut pasar smartphone android. Namun, BlackBerry harus bekerja keras karena belum lama pihak Samsung meluncurkan Z1 meskipun berbeda kelas.

Kedua handset terbaru tersebut memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan, di mana BlackBerry Classic dibanderol USD518 atau sekitar Rp6,8 juta, sedangkan Samsung Z1 seharga USD100 (Rp1,4 juta) di ndia.

Managing Director BlackBerry India, Sunil Lalvani mengungkapkan, bahwa BlackBerry Classic dirancang untuk pengguna korporat di India, handset mobile yang aman. Namun, dengan harga tinggi bisa menjadi masalah bagi konsumen biasa.

"Mengingat bahwa Samsung juga baru saja meluncurkan smartphone harga rendah dengan OS terbaru Tizen pada Samsung Z1 di negeri ini, dengan harga di bawah Rp1,4 juta," ujarnya seperti dikutip dari phonearena, Jumat (27/3/2015).

Tapi Lalvani menyatakan, bahwa smartphone Samsung ini disasar untuk pasar low-end, beda target dengan ponsel BlackBerry. Dia menyebutnya terlalu berantakan, dan bahwa pembeli akan membayar harga untuk BB Classic dengan keyboard QWERTY terbaru.

Seperti diketahui, bahwa saat ini Samsung adalah merek smartphone terkemuka di India dengan seperempat pasarnya lebih besar, jika dibandingkan dengan market share BlackBerry yang masih terlalu rendah.

India patut diperjuangkan karena memiliki 950 juta, pengguna ponsel dengan dua pertiga masih menggunakan featurephone.

Namun, dengan kembalinya tombol fungsi dan trackpad terbaru pada Classic. Pihak BlackBerry berharap mereka (pelanggan) menyukai tampilan gaya lama handset terbaru di tipe Classic dan merasakan OS terbaru BlackBerry.

Sementara itu, CEO BlackBerry, John Chen mengutarakan, mengambil alih akhir pada 2013, satu hal yang mencatat adalah bahwa penjualan BlackBerry Bold 9900 yang lebih tua masih cukup tinggi untuk sebuah ponsel tunggal.

"Konsumen mendambakan gaya lama Berry, terutama pada model fisik keyboard QWERTY, dan banyak yang merasa bahwa keyboard ini terbaik yang pernah ada di smartphone," tandasnya.
(dol)
Berita Terkait
Terima Kasih dan Selamat...
Terima Kasih dan Selamat Tinggal, BlackBerry!
Bawa Keyboard Klasik...
Bawa Keyboard Klasik dan Teknologi 5G, BlackBerry is Back!
BlackBerry Belum Tamat!...
BlackBerry Belum Tamat! Tahun Depan Hadir dengan 5G dan Keyboard Fisik
Mengapa BlackBerry Bangkrut?...
Mengapa BlackBerry Bangkrut? Ini 3 Alasannya!
Hari Ini BlackBerry...
Hari Ini BlackBerry Lawas Resmi Disuntik Mati
Dukungan Software Resmi...
Dukungan Software Resmi Dihentikan, Selamat Tinggal BlackBerry!
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
5 jam yang lalu
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
1 hari yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
1 hari yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 hari yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
2 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved