Alasan Samsung Ingin Akuisisi BlackBerry

Kamis, 29 Januari 2015 - 12:52 WIB
Alasan Samsung Ingin...
Alasan Samsung Ingin Akuisisi BlackBerry
A A A
SEOUL - Memang sempat dibantah, tapi kabar akuisisi Samsung terhadap BlackBerry senilai USD7,5 miliar atau sekitar Rp93,92 triliun itu hampir pasti jadi kenyataan.

Pekan lalu, gara-gara pemberitaan soal akuisisi oleh Reuters, saham BlackBerry naik 30%. Tapi, kembali turun 15% setelah pihak BlackBerry membantah tidak menjalin kontak apapun dengan Samsung terkait akuisisi perusahaan.

Bahkan kabarnya, BlackBerry juga telah bekerja sama dengan Samsung terkait platform keamanan di keluarga ponsel Galaxy milik Samsung.

Sejumlah analis menyebut beberapa alasan yang membuat proses akuisisi tidak hanya masuk akal, tapi juga sangat logis.

Intinya, walau segmen handset mereka ”berantakan”, tapi perusahaan memiliki banyak sekali aset yang jika dikombinasikan dengan perusahaan, seperti Samsung akan bisa berdampak sangat dahsyat. Berikut beberapa alasan diantaranya:

1. BlackBerry Enterprise Server (BES)

Menjadi standar dalam keamanan mobile business communications, dan sangat menguntungkan. Samsung sangat tertarik dengan sektor ini lewat i Knox untuk Android.

2. Pasar Enterprise

Pasar enterprise masih menyimpan potensi yang luar biasa dan mengamankan sumber pendapatan jangka panjang dan konsisten bagi Samsung.

3. BlackBerry Messenger (BBM)

Masih memiliki 85 juta pengguna cross-platform, dapat digunakan di iPhone, Android, serta BlackBerry. Samsung sendiri sudah menyerah dengan platform ChatOn milik mereka.

4.QNX Platform

Populer karena fleksibilas, serta keamanannya. Saat ini banyak digunakan di in-car infotainment mobil yang jadi jadi tren yang siap meledak di masa depan.

5.Internet of Things

QNX adalah platform yang sangat cocok untuk Internet of Things. Bayangkan jika platform ini dapat digunakan di mesin cuci, kulkas, serta perangkat elektronik Samsung lainnya.

6.Portofolio Paten

Riset dan pengembangan teknologi selama bertahun-tahun, membuat BlackBerry memiliki portofolio paten yang luar biasa banyak dan berguna. Termasuk 130 paten enkripsi yang digunakan oleh NASA.
(dyt)
Berita Terkait
Samsung Buka Pre-Order...
Samsung Buka Pre-Order Galaxy Z Flip 5G
Desain Bodi Samsung...
Desain Bodi Samsung Galaxy Z Flip Muncul di TENAA
Tidak Asal Foto, Begini...
Tidak Asal Foto, Begini Cara Memotret Produk Agar Laris di Online Shop
Samsung Galaxy Z Flip...
Samsung Galaxy Z Flip 5G Dapat Sertifikasi TENAA
Tanggal Peluncuran Samsung...
Tanggal Peluncuran Samsung Galaxy S23 Series Bocor
Samsung Galaxy Unpacked...
Samsung Galaxy Unpacked Akan Berlangsung Bulan Depan
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
12 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
14 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
15 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved