Amazon dan eBay Dominasi Kunjungan Belanja Mobile

Rabu, 10 Desember 2014 - 19:42 WIB
Amazon dan eBay Dominasi...
Amazon dan eBay Dominasi Kunjungan Belanja Mobile
A A A
JAKARTA - Di Amerika Serikat, Amazon dan eBay memimpin belanja mobile pangsa pasar dari volume kunjungan.

Seperti dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Rabu (10/12/2014), Amazone mengambil porsi 36.3% dari pangsa pasar, diikuti eBay dengan 16% pangsa pasar, kemudian Craiglist dengan 11.5%.

Di antara peritel besar yang menawarkan berbelanja mobile, Walmart melihat volume kunjungan tertinggi, diikuti oleh Target dan Sears. Peritel selain dari AS yang terlihat peningkatan dalam kunjungan mobile di November adalah Walgreens, Lowe’s, Macy’s, Kohl’s, Barnes & Noble, Kmart dan Nike.

Pada skala global, Amazon tetap memimpin tetapi terdapat pendatang baru yang memiliki posisi cukup kuat di Asia, seperti FlipKart di India dan Berniaga di Indonesia.

Sedangkan di Amerika Latin, MercadoLibre telah menempatkan diri menjadi tujuan utama berbelanja mobile. Di China, Alibaba adalah pemain penting di dalam pasar berbelanja mobile yang telah matang.

Permainan, komputer dan merek elektronik memasang banyak iklan pada Oktober dan November tahun ini. Mayoritas impresi global pada platform mobile ad di Opera Mediaworks datang dari kampanye iklan untuk permainan, diikuti oleh komputer dan elektronik.

Namun, ketika melihat pada belanja iklan, perusahaan yang menawarkan layanan ponsel keluar menjadi yang teratas, diikuti toko perkakas rumah. Merek pakaian dan perhiasan menduduki peringkat cukup rendah.

Laporan ini juga menemukan merek mana yang beriklan lebih berdasarkan kategori:

1. Pakaian & Sepatu: Belk, New Balance, Burberry
2. Retail: Kmart, Target
3. Komputer dan elektronik: Samsung, Microsoft
4. Perangkat ponsel & layanan: T-Mobile
5. Perhiasan: Pandora
6. Farmasi: CVS
7. Permainan: Supercell, GameStop

Selain itu, laporan ini berdasarkan sumber anonim, data dikumpulkan dari 270 juta pengguna browser ponsel.
(dyt)
Berita Terkait
Waduh, Amazon Masuk...
Waduh, Amazon Masuk Daftar Perusahaan Paling Tidak Aman di AS
Asal Muasal Nama Amazon,...
Asal Muasal Nama Amazon, Dulu Sempat Disangka Mayat
5 Perdebatan ACTO dalam...
5 Perdebatan ACTO dalam Menyelamatkan Habibat Amazon
5 Sungai di Dunia yang...
5 Sungai di Dunia yang Penuh Ikan Piranha, Banyak Terdapat di Wilayah Amerika Selatan
Dilanda Banjir PHK,...
Dilanda Banjir PHK, Berikut Profil Raksasa Marketplace Amazon
4 Cara OTT Prime Video...
4 Cara OTT Prime Video Mencuri Hati Penonton Indonesia
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
6 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
7 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
12 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
12 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
13 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
13 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved