Atasi Masalah Keamanan IT, dari BYOD Beralih ke COPE

Kamis, 20 November 2014 - 10:53 WIB
Atasi Masalah Keamanan...
Atasi Masalah Keamanan IT, dari BYOD Beralih ke COPE
A A A
JAKARTA - Keamanan perusahaan dalam sistem Bring Your Own Device (BYOD) kerap masih menimbulkan masalah, untuk mengatasinya banyak perusahaan beralih menggunakan strategi COPE (Corporate-Owned, Personally Enabled).

Tidak seperti sistem BYOD yang membebaskan karyawan untuk membawa perangkat milik mereka sendiri, dengan strategi COPE perusahaan menyediakan beberapa perangkat yang dapat dipilih oleh karyawan guna melakukan pekerjaannya.

"Perangkat-perangkat yang ditawarkan ini tentu saja telah disesuaikan sedemikian rupa untuk memberikan kontrol dan perlindungan yang lebih baik demi melindungi data-data perusahaan," tutur Vice President, Oracle Fusion Middleware ASEAN, Oracle Corporation, Chin Ying Loong dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/11/2014).

Namun perlu diingat selain memprioritaskan keamanan, perusahaan juga harus mampu mengutamakan kenyamanan pengguna dalam mengoperasikan perangkat tersebut.

Lebih lanjut Chin, untuk memastikan keamanan terhadap data pribadi milik karyawan maupun data-data perusahaan yang tersimpan di perangkat, ketika menerapkan BYOD, ada beberapa pendekatan yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah containerization.

"Pendekatan ini memastikan bahwa aplikasi-aplikasi milik perusahaan dipisahkan dengan data-data pribadi milik penggunanya di perangkat yang mereka gunakan," ucapnya.

Selain pendekatan di atas, pendekatan lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Mobile Application Management (MAM).

MAM sebuah pengembangan dari Mobile Device Management (MDM) yang dapat menerapkan berbagai kontrol keamanan di aplikasi perusahaan yang tersimpan di dalam perangkat.

Fitur ini memungkinkan perusahaan untuk tetap bisa melindungi sistem dan data penting milik perusahaan yang tersimpan di tersebut yang digunakan oleh karyawan untuk bekerja.

Dengan berbagai teknologi dan solusi di atas, saat ini enterprise mampu memberikan kebebasan kepada karyawannya dalam memilih perangkat apa yang mereka gunakan.
(dyt)
Berita Terkait
Laba Meledak Rp102 Triliun,...
Laba Meledak Rp102 Triliun, Oracle Malah PHK 30.000 Karyawan Lewat Email
Oracle Kehilangan Rp5.700...
Oracle Kehilangan Rp5.700 Triliun Akibat Cinta Buta pada OpenAI
Ini Alasan Pegipegi...
Ini Alasan Pegipegi Gunakan Layanan Oracle ERP Cloud
Layanan Cloud Oracle...
Layanan Cloud Oracle Digunakan Red Bull Racing, Samsung, Hingga Vodafone
Berkat Demam AI, Harta...
Berkat Demam AI, Harta Pendiri Oracle Larry Ellison Melejit Rp3.900 Triliun, Salip Kekayaan Mark Zuckerberg
1.000 Siswa Indonesia...
1.000 Siswa Indonesia Belajar Machine Learning, Pemrograman, dan AI di Oracle Academy
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
11 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
17 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
19 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved