XL Gandeng Jongla Bidik Peningkatan Pengguna Smartphone 10%
Rabu, 05 November 2014 - 17:46 WIB
XL Gandeng Jongla Bidik Peningkatan Pengguna Smartphone 10%
A
A
A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) menjalin kerja sama dengan Jongla yaitu layanan pesan instan asal Finlandia, menargetkan peningkatan 10% pada pengguna data melalui telepon pintar.
Manager Social Media, Gaming and Digital Content XL Axiata, Riskha Adam Muhardi mengatakan, hingga akhir September pengguna XL mencapai angka 58,5 juta pelanggan.
Dari jumlah tersebut, pengguna layanan data mencapai 31,2 juta user. Sedangkan jumlah pelanggan yang menggunakan layanan data melalui perangkat smartphone mencapai angka 15 juta user.
Dalam satu tahun ke depan, operator kedua terbesar di Indonesia tersebut membidik peningkatan 10% pada pengguna layanan data melalui smartphone.
"Dari pengguna layanan data XL, sebagian besar atau 60-70% menggunakannya untuk aplikasi sosial media. Dengan kerja sama XL dan Jongla kami berharap bisa meningkatkan jumlah pengguna smartphone sebesar 10% dari jumlah saat ini sebanyak 15 juta user," kata Adam usai menghadiri perjanjian kemitraan Jongla dan XL Axiata di Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Lebih lanjut dia menjelaskan, dari total pengguna layanan data sebesar 31,2 juta user, sebagian besar atau mencapai angka 20 juta user menggunakan layanan data untuk aplikasi media sosial.
Menurut Adam, kerja sama dengan Jogla berlangsung selama satu tahun. XL juga menawarkan akses gratis 50 MB per harinya dengan mengakses aplikasi Jongla.
Sebagai salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, XL menawarkan berbagai produk telekomunikasi dan layanan yang inovatif, mulai dari voice, SMS, value edit services (VES) sampai layanan mobile data yang mencakup layanan lebih dari 90% dari wilayah Indonesia.
Sementara itu, CEO Jongla Riku Salminen mengatakan, Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang besar dan terdiri dari wilayah kepulauan.
Kedua hal tersebut menjadikannya sebagai wilayah potensial untuk mengembangkan bisnis aplikasi layanan pesan cepat.
"Di Asia pengguna terbesar Jongla yaitu sekitar 30% berada di Thailand, sedangkan sisanya berasal dari Philipina, Singapura dan Malaysia. Untuk wilayah Eropa pelanggan Jongla berasa dari Perancis, Inggiris, Turki dan sejumlah negara lainnya," kata Riku.
Manager Social Media, Gaming and Digital Content XL Axiata, Riskha Adam Muhardi mengatakan, hingga akhir September pengguna XL mencapai angka 58,5 juta pelanggan.
Dari jumlah tersebut, pengguna layanan data mencapai 31,2 juta user. Sedangkan jumlah pelanggan yang menggunakan layanan data melalui perangkat smartphone mencapai angka 15 juta user.
Dalam satu tahun ke depan, operator kedua terbesar di Indonesia tersebut membidik peningkatan 10% pada pengguna layanan data melalui smartphone.
"Dari pengguna layanan data XL, sebagian besar atau 60-70% menggunakannya untuk aplikasi sosial media. Dengan kerja sama XL dan Jongla kami berharap bisa meningkatkan jumlah pengguna smartphone sebesar 10% dari jumlah saat ini sebanyak 15 juta user," kata Adam usai menghadiri perjanjian kemitraan Jongla dan XL Axiata di Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Lebih lanjut dia menjelaskan, dari total pengguna layanan data sebesar 31,2 juta user, sebagian besar atau mencapai angka 20 juta user menggunakan layanan data untuk aplikasi media sosial.
Menurut Adam, kerja sama dengan Jogla berlangsung selama satu tahun. XL juga menawarkan akses gratis 50 MB per harinya dengan mengakses aplikasi Jongla.
Sebagai salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, XL menawarkan berbagai produk telekomunikasi dan layanan yang inovatif, mulai dari voice, SMS, value edit services (VES) sampai layanan mobile data yang mencakup layanan lebih dari 90% dari wilayah Indonesia.
Sementara itu, CEO Jongla Riku Salminen mengatakan, Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang besar dan terdiri dari wilayah kepulauan.
Kedua hal tersebut menjadikannya sebagai wilayah potensial untuk mengembangkan bisnis aplikasi layanan pesan cepat.
"Di Asia pengguna terbesar Jongla yaitu sekitar 30% berada di Thailand, sedangkan sisanya berasal dari Philipina, Singapura dan Malaysia. Untuk wilayah Eropa pelanggan Jongla berasa dari Perancis, Inggiris, Turki dan sejumlah negara lainnya," kata Riku.
(hyk)