Aplikasi Oracle Mampu Wujudkan Real-Time Enterprise

Senin, 13 Oktober 2014 - 13:47 WIB
Aplikasi Oracle Mampu...
Aplikasi Oracle Mampu Wujudkan Real-Time Enterprise
A A A
JAKARTA - Oracle memperkenalkan opsi Oracle Database In-Memory, memungkinkan pelanggan mewujudkan enterprise dengan kemampuan real-time.

Oracle Database In-Memory menyediakan kinerja yang ekstrim, di mana beberapa aplikasi bisnis Oracle dapat meningkat hingga 1.000 kali lebih cepat.

Peningkatan ini memungkinkan pengguna mampu membuat keputusan bisnis yang berdasarkan data dengan jauh lebih cepat atau on-demand dan bahkan real-time.

Dengan menjalakan Oracle Database In-Memory, perusahaan akan mampu meningkatkan kinerja dari berbagai aplikasi yang kompetibel dengan Oracle Database. Oracle Database In-Memory secara otomatis dan transparan memanfaatkan kemampuan columnar in-memory processing, tanpa harus menerapkan perubahan pada pemrograman dan aplikasi.

Executive Vice President of Product Development, Oracle, Thomas Kurian mengemukakan, di iklim persaingan bisnis saat ini, perusahaan memiliki wawasan informasi dibutuhkan ketika harus mengambil keputusan.

“Hal ini dimungkinkan berkat kemampuan kemampuan respon secara real-time dari Oracle Database In-Memory," ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Senin (13/10/2014).

Dengan mengombinasikan berbagai manfaat dari aplikasi bisnis Oracle dengan teknologi in-memory, perusahaan mampu mengungguli kompetitor mereka dari segi inovasi, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta meningkatkan bottom line.

Sementara itu, Senior Vice President General Manager, JD Edwards, Oracle, Lyle Ekdahl mengatakan, mampu mengakses informasi secara real-time menjadi penting bagi perusahaan untuk dapat bernegosiasi lebih cerdas, dan berinteraksi kepada pelanggan dengan lebih baik.

"Kemampuan ini mentransformasi perusahaan menjadi lebih lincah dan efisien dalam menjalankan bisnis," imbuhnya
(dyt)
Berita Terkait
Oracle Kehilangan Rp5.700...
Oracle Kehilangan Rp5.700 Triliun Akibat Cinta Buta pada OpenAI
Laba Meledak Rp102 Triliun,...
Laba Meledak Rp102 Triliun, Oracle Malah PHK 30.000 Karyawan Lewat Email
Layanan Cloud Oracle...
Layanan Cloud Oracle Digunakan Red Bull Racing, Samsung, Hingga Vodafone
Ini Alasan Pegipegi...
Ini Alasan Pegipegi Gunakan Layanan Oracle ERP Cloud
Berkat Demam AI, Harta...
Berkat Demam AI, Harta Pendiri Oracle Larry Ellison Melejit Rp3.900 Triliun, Salip Kekayaan Mark Zuckerberg
1.000 Siswa Indonesia...
1.000 Siswa Indonesia Belajar Machine Learning, Pemrograman, dan AI di Oracle Academy
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
3 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
4 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
8 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
8 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
9 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved