Microsoft Hapus 1.500 Aplikasi Menyesatkan

Kamis, 28 Agustus 2014 - 21:01 WIB
Microsoft Hapus 1.500...
Microsoft Hapus 1.500 Aplikasi Menyesatkan
A A A
WASHINGTON - Raksasa Microsoft tampaknya mulai lebih waspada terhadap berkembangnya Wondows Phone Store. Salah satu wujud nyata dari tindakannya, yakni penghapusan 1.500 aplikasi yang dianggap dapat "menyesatkan".

Dilansir dari Phonearena, Kamis (28/8/2014), langkah ini dipilih Microsoft agar tidak mengalami kejadian buruk seperti beberapa waktu lalu, terhadap pengguna platform yang berujung di meja hijau. Perusahaan asal negeri Paman Sam ini telah menempatkan tiga perubahan, untuk membantu menghilangkan aplikasi "menyesatkan" yang dapat merugikan pelanggan.

Nama aplikasi sekarang harus jelas dan akurat mencerminkan fungsi aplikasi itu sendiri. Sekarang aplikasi akan terdaftar dalam kategori berdasarkan fungsi aplikasi, dan tujuannya. Terakhir, Microsoft menghilangkan ikon yang terlihat serupa yang digunakan oleh aplikasi yang berbeda.

Ketiga perubahan baru tersebut diharapkan dapat mencegah pengembang dari mengambil keuntungan dari aplikasi populer lain, untuk menarik pembeli.

Peraturan baru ini juga berlaku pada Windows Phone Store dan untuk aplikasi yang telah diperbarui. Microsoft sedang mengkaji Windows Phone Store, mencari aplikasi yang dianggap tidak memenuhi "persyaratan sertifikasi" akan dimodifikasi.

Microsoft mengatakan, bahwa sebagian besar pengembang aplikasi tidak direvisi, karena aplikasi mereka bisa memenuhi syarat di bawah aturan baru.

Microsoft mengatakan, akan mengembalikan dana kepada nasabah yang membeli sebuah aplikasi jika judulnya dinilai "menyesatkan". Hingga saat ini proses review masih berlangsung, dan bagi mereka yang bermasalah dengan aplikasi, dapat melaporkannya ke Microsoft.
(dyt)
Berita Terkait
Kurang Nendang, Peramban...
Kurang Nendang, Peramban Microsoft Edge Dibekali Dua Fitur Baru
Microsoft Luncurkan...
Microsoft Luncurkan Versi Terbaru Teams, Ini Fitur-fiturnya
10 Cara Mengatasi Microsoft...
10 Cara Mengatasi Microsoft Excel Tidak Bisa Dibuka, Mudah Diikuti!
Obat Jadi Racun: Niat...
Obat Jadi Racun: Niat Perbaiki Eror, Update Windows 11 Justru Sebarkan Penyakit ke Semua Pengguna
Permohonan Pailit PT...
Permohonan Pailit PT KT Corporation Tidak Mendasar
Microsoft Siap Mengakhiri...
Microsoft Siap Mengakhiri Aplikasi Paint 3D pada November 2024
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
3 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
4 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
8 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
8 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
9 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
10 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved