Mendag raih komitmen BlackBerry bangun pabrik di RI
Rabu, 02 April 2014 - 19:25 WIB
Mendag raih komitmen BlackBerry bangun pabrik di RI
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyatakan, produsen telepon seluler pintar (smartphone) BlackBerry, Research in Motion (RIM) asal Kanada akhirnya berniat membangun pabrik di Indonesia.
"Blackberry itu sudah datang sama saya, mereka punya komitmen untuk bangun pabrik di Indonesia. Terlambat? Ya kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan," ujar Lutfi di kantornya, Selasa (2/4/2014).
Lebih lanjut Lutfi mengatakan, beberapa insentif sedang dalam tahap penggodokan agar BlackBerry serius untuk mempersiapkan pembangunan pabrik. Pasalnya, investasi industri ponsel di Indonesia adalah target potensial. Karena pasar di Indonesia terus tumbuh.
"Kita punya 220 juta telepon, masa' industrinya tidak ada yang datang," pungkas Lutfi.
Selain itu, Lutfi juga mengusulkan untuk mengenakan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) terhadap ponsel, seperti yang dilakukan pada mobil mewah. "Saya tentunya setuju dengan PPnBM, ini kan bagian supaya datang investasinya," tandasnya.
"Blackberry itu sudah datang sama saya, mereka punya komitmen untuk bangun pabrik di Indonesia. Terlambat? Ya kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan," ujar Lutfi di kantornya, Selasa (2/4/2014).
Lebih lanjut Lutfi mengatakan, beberapa insentif sedang dalam tahap penggodokan agar BlackBerry serius untuk mempersiapkan pembangunan pabrik. Pasalnya, investasi industri ponsel di Indonesia adalah target potensial. Karena pasar di Indonesia terus tumbuh.
"Kita punya 220 juta telepon, masa' industrinya tidak ada yang datang," pungkas Lutfi.
Selain itu, Lutfi juga mengusulkan untuk mengenakan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) terhadap ponsel, seperti yang dilakukan pada mobil mewah. "Saya tentunya setuju dengan PPnBM, ini kan bagian supaya datang investasinya," tandasnya.
(gpr)