NSA Temukan Kesalahan Besar Windows 10, Segera Perbarui PC Anda!

Kamis, 16 Januari 2020 - 07:20 WIB
NSA Temukan Kesalahan...
NSA Temukan Kesalahan Besar Windows 10, Segera Perbarui PC Anda!
A A A
REDMOND - National Security Agency (NSA) menemukan kerentanan serangan siber terhadap perangkat berbasis Windows 10. Cacat keamanan kritis yang ditemukan oleh NSA memengaruhi cara aplikasi ditandatangani, sehingga dapat memungkinkan penjahat siber memasang malware yang kuat tanpa sistem operasi mampu mendeteksinya.

Patch tersedia dan Anda sangat disarankan untuk memperbaruinya sesegera mungkin. Dalam beberapa tahun terakhir NSA dikenal karena mengeksploitasi kerentanan keamanan. Temuan ini biasanya tak diungkapkan mereka kepada penerbit dan produsen komputer. Praktik yang terkadang menjadi berita utama.

NSA sendiri menjadi target kritik tajam ketika pada 2017 karena menggunakan alat peretasan di jaringan yang ada. Sehingga pada akhirnya berkontribusi terhadap serangan siber global. Namun sering juga agensi keamanan nasional AS itu menganggap kekurangan tertentu cukup serius dan memaksa mereka meminta penerbit untuk memperbaikinya.

Kelemahan Memengaruhi Tanda Tangan Elektronik Aplikasi
Inilah temuan kelemahan keamanan serius yang memengaruhi sistem tanda tangan kriptografi pada aplikasi Windows. Berkat kesalahan ini, penjahat siber bisa memasang malware. Selain itu, mereka dapat melewati otentikasi sistem atau mendekripsi lalu lintas aman dari mesin, dan hebatnya Windows tidak akan mendeteksi apa pun.

Kerentanan itu sendiri terletak pada komponen Windows cryt32.dll yang mengelola "pesan kriptografi dan fungsi sertifikat di CryptoAPI". Ini adalah komponen utama dari keamanan Windows 10. Contohnya, dimungkinkan menggunakan cacat ini untuk mengirimkan malware ke program yang tidak berbahaya dengan memanipulasi tanda tangan mereka.

Phone Arena melaporkan, kerentanan ini sangat serius. Pengguna Windows 10 sangat disarankan untuk memperbarui sistem mereka, jika serangan belum terjadi. Cacat itu memang diperbaiki dalam tambalan yang didistribusikan dalam pembaruan 14 Januari 2020 lalu.

Jika Anda mengaktifkan pembaruan otomatis, yang ini mungkin diinstal secara otomatis. Jika tidak, Anda disarankan pergi ke Pembaruan Windows dan segera memeriksa pembaruan.

Perhatikan juga bahwa temuan cacat ini tidak spesifik untuk Windows 10. Komponen ini juga tersedia selama era Windows NT 4.0. Jadi semua versi Windows hingga Windows XP berpotensi terpengaruh.
(mim)
Berita Terkait
Microsoft Rilis Windows...
Microsoft Rilis Windows 11 pada 5 Oktober, Cek Apakah PC Anda Mendukung!
14 Oktober 2025: Tanggal...
14 Oktober 2025: Tanggal Kiamat untukĀ 240 Juta Pengguna Windows/PC, Ada Apa?
Kisah Foto Paling Banyak...
Kisah Foto Paling Banyak Dilihat di Dunia, Dijadikan Wallpaper di Semua Windows XP
Microsoft Akan Hentikan...
Microsoft Akan Hentikan Operasi Windows 10 Pada Tahun 2025
Microsoft Akan Luncurkan...
Microsoft Akan Luncurkan Versi Baru Windows, Apakah Itu Windows 11?
Microsoft Hadirkan Fitur...
Microsoft Hadirkan Fitur Sudo di Windows Server pada 2025
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
8 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
14 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
14 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
18 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
22 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved