Rusia Berhasil Uji Internet, Kebebasan di Rusia Makin Terkekang

Kamis, 26 Desember 2019 - 23:00 WIB
Rusia Berhasil Uji Internet,...
Rusia Berhasil Uji Internet, Kebebasan di Rusia Makin Terkekang
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengumumkan negaranya telah berhasil menguji alternatif di seluruh dunia untuk internet global. Rincian tes yang terlibat tidak jelas, tapi menurut Departemen Komunikasinya, pengguna biasa tidak melihat adanya perubahan.

Inisiatif ini melibatkan pambatasan titik-titik di mana jaringan dari versi Rusia terhubung ke mitra globalnya, memberikan pemerintah lebih banyak kontrol atas apa yang dapat diakses warga negaranya. Nantinya negara menerima layanan web asing melalui kabel bawah laut atau node, yakni titik koneksi di mana data ditransmisikan ke dan dari jaringan komunikasi negara lain. Ini perlu diblokir atau setidaknya diatur.

Bagaimana cara kerja internet domestik? Sebagaimana dilansir dari laman BBC News, Kamis (26/12/2019), internet tersebut akan membutuhkan kerja sama Internet Service Provider (ISP) dalam negeri dan akan jauh lebih mudah untuk dicapai jika hanya ada segelintir perusahaan milik negara yang terlibat. Semakin banyak jaringan dan koneksi yang dimiliki suatu negara, maka semakin sulit untuk mengontrol akses.

Di Iran, Jaringan Informasi Nasional memungkinkan akses ke layanan web sambil mengawasi semua konten di jaringan dan membatasi informasi eksternal, dan itu diijalankan oleh perusahaan telekomunikasi milik pemerintah Iran. Salah satu manfaat mengubah secara efektif semua akses internet menjadi "taman bertembok" yang dikontrol pemerintah adalah jaringan privat virtual (VPN) yang sering digunakan untuk menghindari blok tidak akan berfungsi.

Contoh lain dari ini adalah apa yang disebut Great Firewall of China. Ini memblokir akses ke banyak layanan internet asing yang pada gilirannya telah membantu beberapa raksasa teknologi dalam negeri membangun diri.

Rusia sudah menjadi juara teknologi sendiri, seperti Yandex dan Mail.Ru, tetapi perusahaan lokal lain juga mungkin mendapat manfaat. Negara itu juga berencana untuk membuat Wikipedia sendiri dan politisi telah mengesahkan undang-undang yang melarang penjualan ponsel cerdas yang tidak memiliki perangkat lunak Rusia yang sudah diinstal sebelumnya.

Tantangan Teknis

Seorang pakar memperingatkan bahwa kebijakan itu dapat membantu negara menekan kebebasan berbicara. Menurut laporan kantor-kantor berita lokal, termasuk Pravda, Wakil Kepala Kementerian Komunikasi mengatakan, pengujian skema telah berjalan sesuai rencana laporan.

Kantor berita Tass juga melaporkan tes telah menilai kerentanan perangkat internet dan juga melibatkan latihan untuk menguji kemampuan Rusia Internet (Runet) untuk menghadapi pengaruh negatif eksternal. (Auza Asyani)
(mim)
Berita Terkait
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Jadi Pengguna Internet...
Jadi Pengguna Internet Terbesar, Gen-Z Gemar Eksplorasi Teknologi
Tingkatkan Teknologi...
Tingkatkan Teknologi Internet dan DNS dengan Infrastruktur Global
Jaringan Nirkabel 5G...
Jaringan Nirkabel 5G Berpotensi Ganggu Prakiraan Cuaca
Eksplor Microsite Menuju...
Eksplor Microsite Menuju Teknologi Internet yang Lebih Canggih
Jaminan Internet Garansi...
Jaminan Internet 'Garansi Lancar' Sampai Pelosok Nusantara
Berita Terkini
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
27 menit yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
39 menit yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
48 menit yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
1 jam yang lalu
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
3 jam yang lalu
Tren AI Ala Ghibli Dikecam...
Tren AI Ala Ghibli Dikecam Sutradara One Piece: Ini Penghinaan Terhadap Seni Animasi!
3 jam yang lalu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved