Pengamat Sebut Regulasi IMEI, Aturan Ngawur Menteri yang Ingin Dipilih Lagi

Rabu, 30 Oktober 2019 - 14:50 WIB
Pengamat Sebut Regulasi...
Pengamat Sebut Regulasi IMEI, Aturan Ngawur Menteri yang Ingin Dipilih Lagi
A A A
JAKARTA - Aturan mengenai International Mobile Equipment Identity (IMEI) baru saja ditaken oleh tiga menteri di akhir masa jabatan pemerintahan periode 2014-2019.

Menurut pengamat teknologi Heru Sutadi, aturan IMEI ini terbit seperti kejar tayang. Padalah presiden Joko Widodo saat itu menghimbau para menterinya untuk tidak boleh mengambil kebijakan strategis.

"Iya makanya ini yang saya kritisi. Aturan ini terbit seperti kejar tayang, dan ada menteri yang ingin terpilih lagi jadi bikin gebrakan di saat injury time dimana Pak Jokowi mengatakan menteri tidak boleh mengambil kebijakan strategis," ujar Heru melalui pesan singkat kepada SINDOnews, Rabu (30/10/2019).

Lebih lanjut ia menyebut, pekerjaan rumah atau PR bagi Menteri Komunikasi dan Informatika yang baru adalah bertamu kembali dengan semua pemangku kepentingan.

Pertemuan itu ditujukan unutk mencari solusi terbaik mengenai kelanjutan aturan IMEI ini.

Pria yang juga menjabat sebagai Executive Director Indonesia ICT Institute ini menilai jika kerja bea cukai optimal, pemerintah tidak perlu sibuk dengan aturan IMEI ini.

"Ini kan sebenarnya kerjaan bea cukai. Kalau bea cukai optimal nggak perlu sibuk dengan aturan IMEI. IMEI dipakai jika untuk memblok ponsel yang dicuri," tandasnya.

Seperti yang diketahui, tiga kementerian yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan resmi menandatangai aturan soal IMEI.

Regulasi IMEI akan berlaku enam bulan lagi setelah aturan itu resmi ditandangani tepatnya pada 18 Oktober 2019.
(wbs)
Berita Terkait
Aturan IMEI Diberlakukan...
Aturan IMEI Diberlakukan Hari Ini, Apa Kata Vendor Smartphone?
Marak Ponsel Ilegal,...
Marak Ponsel Ilegal, Bikin Negara Tekor Rp2,8 Triliun
Vendor Sulit Daftarkan...
Vendor Sulit Daftarkan IMEI Ponsel Baru, Ini Penjelasan Resmi Kominfo
Pemblokiran IMEI Belum...
Pemblokiran IMEI Belum Berjalan Efektif karena Alatnya Belum Siap
Aturan IMEI Haruskan...
Aturan IMEI Haruskan Ponsel 'Impor' Didaftarkan ke Bea Cukai
Ssstt...Ponsel Bodong...
Ssstt...Ponsel Bodong Masih Bisa Digunakan, tapi Harus Pakai Wifi
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
9 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
12 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
18 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
22 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved