Pemblokiran IMEI Belum Berjalan Efektif karena Alatnya Belum Siap

Kamis, 25 Juni 2020 - 07:05 WIB
loading...
Pemblokiran IMEI Belum...
Aturan pemblokiran ponsel black market (BM) masih belum berjalan lantaran perangkat Central Equipment Identity Register (CEIR) di Kemenperin belum beroperasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Regulasi pemblokiran ponsel black-market (BM) melalui IMEI telah diteken pada 18 April 2020 lalu. Namun, penerapannya ternyata belum efektif, lantaran perangkat Central Equipment Identity Register (CEIR) ternyata belum beroperasi. (Baca juga: Aturan IMEI Mulai Berlaku, HP yang Aktif Sebelum 18 April 2020 Aman )

CEIR merupakan alat pemroses data mengelola berbagai macam informasi terkait pengendalian IMEI. Saat aturan IMEI berlaku, alat tersebut akan memroses data laporan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Plt Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Rodjih, menjelaskan, saat ini mesin CEIR masih berada di Kominfo, belum sampai ke Kemenperin.

“CEIR masih di Kominfo, sampai saat ini belum (diterima Kemenperin) dan sedang proses," jelas Achmad, saat konferensi virtual.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI), Syaiful Hayat, meminta agar pemerintah tetap menjalankan pemblokiran ponsel BM dengan desain komputasi awan (Cloud) seperti yang sudah direncanakan.

Syaiful mengatakan, pemerintah jangan terpaku menunggu datangnya CEIR untuk melakukan pemblokiran ponsel BM. Sebab, komputasi awan CEIR memiliki fungsi yang sama dengan perangkat keras CEIR.

"Kami dari asosiasi minta pemblokiran agar tetap berjalan di Cloud dulu sebelum ada hardware. Jadi saat ada hardware-nya, baru sinkronisasi," pinta Syaiful.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Produksi Smartphone...
Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen
Disinyalir Smartphone...
Disinyalir Smartphone Gaming Terbaru, nubia Sebar Teaser Misterius
HONOR X8d Ponsel Tipis...
HONOR X8d Ponsel Tipis dengan AI dan Tenaga RAM Tubo
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Fariz RM Putuskan Berhenti...
Fariz RM Putuskan Berhenti Gunakan Smartphone setelah 10 Bulan Ditahan, Ini Alasannya
Mengganti Smartphone...
Mengganti Smartphone Tiap 2 Tahun: Kapan Itu Keputusan Rasional dan Kapan Cuma FOMO?
Rekomendasi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Dragon King’s Sanctuary di V+Short, Kisah War God yang Dikhianati Cinta
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Berita Terkini
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved