FAA Izinkan Perusahaan Pengiriman Barang Operasikan Armada Drone

Rabu, 02 Oktober 2019 - 14:21 WIB
FAA Izinkan Perusahaan...
FAA Izinkan Perusahaan Pengiriman Barang Operasikan Armada Drone
A A A
NEW YORK - Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA AS) kini telah mengizinkan perusahaan jasa pengiriman logistik untuk menggunakan armada drone. Izin pertama kali diberikan kepada UPS.

Laman GSM Arena melaporkan, UPS mengumumkan telah mengantongi izin dari FAA AS. Otoritas penerbangan tersebut memberikan perusahaan sertifikasi pengiriman paket dengan mengoperasikan armada drone.

Berbekal sertifikasi tersebut, UPS dapat menggunakan UAV (pesawat tak berawak) untuk operasi BLVOS (di luar garis pandang) untuk setiap kargo yang melebihi 25 kilogram. Bahkan pengiriman bisa dilakukan pada malam hari.

Penerbangan pengiriman pertama dilakukan pada 27 September untuk mengantarkan kargo medis ke Kampus Rumah Sakit WakeMed di Raleigh, N.C. Pengiriman juga merupakan yang pertama di mana UPS mendapatkan pemasukan dari era baru pengiriman barang.

"Ini adalah sejarah yang sedang dibuat dan kami belum selesai. Teknologi kami membuka pintu bagi UPS dan memecahkan masalah dengan cara yang unik bagi pelanggan kami. Kami segera mengumumkan langkah-langkah lain untuk membangun infrastruktur, memperluas layanan untuk pelanggan layanan kesehatan dan menggunakan drone untuk penggunaan baru di masa depan," kata David Abney, CEO UPS, seperti dilansir dari laman GSM Arena.

Sertifikasi Bagian 135 Standar menyatakan, UPS tidak memiliki batasan pada ukuran ruang lingkup operasinya. Mereka dapat menerbangkan drone dalam jumlah tak terbatas dan tidak terbatas pada jumlah operator jarak jauh yang dapat dipekerjakannya. Dengan cara ini, UPS benar-benar dapat mulai mengukur pengirimannya untuk pelanggan medis dan akhirnya memperluas ke pengiriman perumahan.

Melihat ke masa depan, UPS terus akan mengembangkan semua aspek keselamatan dan privasi pengiriman UAV, termasuk teknologi DAA (mendeteksi dan menghindari) untuk memastikan drone tidak bertabrakan dengan orang, kendaraan, pohon, atau bangunan.
(mim)
Berita Terkait
Penggunaan Teknologi...
Penggunaan Teknologi Drone untuk Pertanian
Perang Masa Depan Selalu...
Perang Masa Depan Selalu Melibatkan Drone, Berikut 5 Teknologi Terbarunya
Terra Drone Rilis Teknologi...
Terra Drone Rilis Teknologi Sensor LiDAR One untuk Pemetaan
10 Fakta Armada Drone...
10 Fakta Armada Drone Iran, Mengandalkan Amati, Tiru, Modifikasi Teknologi dari Negara Lain
7 Teknologi Canggih...
7 Teknologi Canggih Dimanfaatkan dalam Perang Ukraina
Seaglider Terobos Wilayah...
Seaglider Terobos Wilayah RI, Ini Teknologi Deteksi dan Penghancur Alat Intai
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
5 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
6 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
11 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
12 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
12 jam yang lalu
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved