Dampak Buruk Gerhana Matahari Terhadap Bumi dan Kesehatan

Selasa, 02 Juli 2019 - 06:02 WIB
Dampak Buruk Gerhana...
Dampak Buruk Gerhana Matahari Terhadap Bumi dan Kesehatan
A A A
JAKARTA - Gerhana Matahari Total Selasa 2 Juli 2019 akan berdampak pada alam semesta dan kehidupan di bumi. Dampak yang ditimbulkan oleh gerhana matahari total ini kebanyakan berupa dampak negatif.

Seperti dilansir dari Cnet, dampak yang paling nyata dirasakan akibat dari adanya gerhana matahari total adalah gangguan pada gravitasi atau medan magnet bumi. Hal ini terjadi karena gerhana matahari total akan menghambat pemanasan dan juga proses ionisasi di lapisan ionosfer atmosfer Bumi. Dengan demikian medan magnet Bumi akan terganggu. BACA: Besok Daerah-Daerah Ini, Akan Gelap Gulita di Siang Hari Bolong

Dampak lain dari terjadinya gerhana matahari total adalah bisa menyebabkan gangguan pada mata. Sebenarnya ini tidak fokus pada gerhana matahari pada fase totalnya, namun pada sebelum total. Baca: 5 Proses Menakjubkan Alam Semesta Saat Gerhana Matahari Total

Pada saat matahari hanya terlihat pinggirannya saja, pada saat itu banyak sinar ultraviolet yang terpancar. Hal ini apabila tertangkap oleh mata manusia tanpa alat pelindung apapun maka bisa menyebabkan kerusakan pada mata. BACA JUGA: Awas! 2 Juli 2019 Dipastikan Akan Terjadi Gerhana Matahari Total

Menurut Space, jalur totalitas tersebut hanya berukuran selebar 200 kilometer, dan untuk gerhana Matahari total 2 Juli 2019 ini, jalurnya dimulai dekat La Serena, Cile dan berakhir di selatan Buenos Aires, Argentina. Gerhana parsial akan terlihat di Uruguay, Paraguay, Ekuador, dan Brasil.

Sebagian besar jalur totalitas gerhana total ini akan melintasi Samudra Pasifik, wilayah perairan yang tidak terdapat banyak manusia yang mengamatinya, tetapi jalur tersebut akan berakhir di pantai timur Amerika Selatan.

Fase totalitas gerhana akan pertama kali terlihat di Pulau Oeno, wilayah Inggris di Samudra Pasifik Selatan, pada pukul 10:24 waktu setempat (18:24 GMT). Tempat pertama di Amerika Selatan yang berkesempatan melihat totalitas akan berada di dekat La Serena, Cile, di mana totalitas dimulai pada 04:39 malam waktu setempat (19:39 GMT).

Pertunjukan ini akan mencakup jalur totalitas gerhana yang akan terjadi di seluruh Amerika Selatan, dikutip dari laman resmi NASA.
(wbs)
Berita Terkait
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Cetak Ahli Farmasi Baru,...
Cetak Ahli Farmasi Baru, Berbagi Inovasi Sains Diperkuat
Peneliti Virginia Temukan...
Peneliti Virginia Temukan Sumber Energi Terbarukan
Konsep Student Mobility...
Konsep Student Mobility Langkah Ilmiah Gabungkan Sains dan Budaya
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Menghapus Jejak Digital...
Menghapus Jejak Digital Ternyata Bisa Selamatkan Bumi Kita
Berita Terkini
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
6 jam yang lalu
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
21 jam yang lalu
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
23 jam yang lalu
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
1 hari yang lalu
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
1 hari yang lalu
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved