83% Serangan Malware Disebabkan Software Ilegal

Jum'at, 28 Juni 2019 - 11:02 WIB
83% Serangan Malware...
83% Serangan Malware Disebabkan Software Ilegal
A A A
JAKARTA - Ditemukan sebanyak 83 persen serangan malware yang berasal dari perangkat lunak ilegal di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee.

Meski menurutnya kini masyarakat Indonesia sudah mulai mengapresiasi software asli, ia berharap pemerintah dan perusahaan teknologi lain juga bisa sadar pentingnya menggunakan software asli ini.

Tidakan itu juga dapat membantu mengurangi serangan siber.

"Jadi software asli akan memungkinkan pengguna mendapatkan update secara berkala dan update itu bukan hanya update fitur yang tertentu tapi juga update keamanannya," ujarnya saat ditemui di Jakarta.

Selain itu, perusahaan penghasil perangkat lunak sudah melakukan banyak hal pada research dan development (R&D) untuk meningkatkan produk mereka.

"Kalau dilihat perusahaan software di dunia mereka melakukan R&D untuk mengembangkan software mereka. We hope to see over time apreasiasi untuk software yang asli itu tinggi dan sangat membantu untuk mengurangi serangan siber," ungkapnya.

Soal banyaknya perangkat lunak ilegal yang beredar di internet termasuk beberapa produk Microsoft sendiri, Haris mengatakan bahwa perusahaan melakukan beberapa tindakan.

Seperti menggalakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar menggunakan perangkat lunak yang asli. Kemudian, Microsoft Indonesia juga melakukan serangkaian edukasi dan banyak berdialog dengan asosiasi dan pemerintah.

"Banyak usaha yang dilakukan, kita lakukan banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gunakan software asli. Kita juga banyak lakukan edukasi, kita banyak dialog dengan asosiasi sama pemerintah seperti seruan untuk mengganti sering password," tandasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Tangkal Hackers, DANA...
Tangkal Hackers, DANA Perbarui Sertifikasi PCI-DSS
Jelang Pilpres, Hackers...
Jelang Pilpres, Hackers Serang Amerika Serikat Habis-habisan
Amerika Peringatkan...
Amerika Peringatkan agar Tidak Pekerjakan Hackers Korea Utara
Nah Loh, Hackers Mulai...
Nah Loh, Hackers Mulai Cari Cuan dengan Retas SPKLU Mobil Listrik
Bahaya, Hackers Mulai...
Bahaya, Hackers Mulai Coba Bobol Dompet Virtual Pemilik Crypto
Kelompok Hacker Dukungan...
Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS
Berita Terkini
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
4 jam yang lalu
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
13 jam yang lalu
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
14 jam yang lalu
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
22 jam yang lalu
Heboh! Oppo Rilis TWS...
Heboh! Oppo Rilis TWS Enco Air5 Series dengan Fitur AI Gemini, Harga Cuma Segini
1 hari yang lalu
Apple Gugat OpenAI:...
Apple Gugat OpenAI: Rahasia Dagang Diduga Dibawa Kabur Lewat Mantan Karyawan
1 hari yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved