Dugaan Korupsi Besar Melibatkan Microsoft Terkuak, Begini Modusnya
Jum'at, 09 Mei 2025 - 15:26 WIB
loading...
Microsoft. FOTO/ CNET
A
A
A
JAKARTA - Sebuah laporan investigasi terbaru, sebuah perusahaan konstruksi asal Inggris diduga membayar suap senilai USD 4 juta (sekitar Rp 60 miliar) untuk memenangkan tender proyek pembangunan pusat data (data center) Microsoft.
BACA JUGA - Rusia Pertanyakan Tudingan Microsoft
Seperti dilansir dari Ttoms Hardware, kasus ini mencuat setelah otoritas anti-korupsi di Inggris dan Amerika Serikat melakukan penyelidikan mendalam terhadap transaksi mencurigakan dalam industri teknologi.
Menurut laporan dari Tom's Hardware, perusahaan konstruksi tersebut diduga melakukan pembayaran ilegal kepada pejabat terkait untuk memastikan mereka memenangkan kontrak bernilai ratusan juta dolar.
Microsoft, sebagai salah satu raksasa teknologi dunia, terus memperluas infrastruktur cloud-nya dengan membangun pusat data di berbagai negara. Proyek ini sangat kompetitif, sehingga beberapa perusahaan mungkin menggunakan cara tidak etis untuk mendapatkan keuntungan.
BACA JUGA - Rusia Pertanyakan Tudingan Microsoft
Seperti dilansir dari Ttoms Hardware, kasus ini mencuat setelah otoritas anti-korupsi di Inggris dan Amerika Serikat melakukan penyelidikan mendalam terhadap transaksi mencurigakan dalam industri teknologi.
Menurut laporan dari Tom's Hardware, perusahaan konstruksi tersebut diduga melakukan pembayaran ilegal kepada pejabat terkait untuk memastikan mereka memenangkan kontrak bernilai ratusan juta dolar.
Microsoft, sebagai salah satu raksasa teknologi dunia, terus memperluas infrastruktur cloud-nya dengan membangun pusat data di berbagai negara. Proyek ini sangat kompetitif, sehingga beberapa perusahaan mungkin menggunakan cara tidak etis untuk mendapatkan keuntungan.
Lihat Juga :