Huawei Tantang Operator Eropa untuk Batalkan Kontrak 5G

Kamis, 27 Juni 2019 - 12:00 WIB
Huawei Tantang Operator...
Huawei Tantang Operator Eropa untuk Batalkan Kontrak 5G
A A A
SHANGHAI - Huawei percaya diri dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat. Bahkan mereka terkesan menantang Eropa untuk mangkir dari kontrak pengadaan teknologi jaringan 5G.

Beberapa hari lalu, Huawei mengumumkan di konferensi MWC Shanghai bahwa mereka telah memperoleh 50 kontrak 5G komersial di seluruh dunia. Lebih dari setengahnya, yakni 28 kontrak, ternyata berasal dari Eropa. "Jika Eropa tidak dapat menggunakan produk Huawei, proses komersial 5G Eropa akan tertunda selama lebih dari 2 tahun," kata Hu Houkun, Wakil Ketua Huawei seperti dilansir laman Giz China.

Ditanya apakah pasokan Huawei 5G akan terkena sanksi AS? Hu Houkun menegaskan, Huawei telah menemukan alternatif untuk perangkat yang terpengaruh dan saat ini sedang mencari pemasok alternatif. Sekarang solusi teknologi 5G Huawei benar-benar kebal terhadap sanksi AS, dan kontrak yang ditandatangani dijamin pasokannya kepada pelanggan.

Selain larangan Amerika Serikat terhadap Huawei, Presiden Donald Trump juga telah menekan sekutu Eropa untuk melarang solusi 5G Huawei. Dan raksasa manufaktur China itu yakin tekanan itu tidak akan memengaruhi proses bisnis Huawei di Eropa.

Hu Houkun mengatakan, Huawei saat ini memiliki 28 pelanggan Eropa dari 50 kontrak komersial. Di era 4G, perusahaan memainkan peran pemasok utama di pasar Eropa. Di era 5G, pelanggan Eropa penuh percaya diri pada nilai yang dapat diberikan Huawei.

Lebih lanjut dikatakan, Huawei akan meningkatkan investasinya di 5G dan telah menginvestasikan total USD40 miliar. "Di masa depan, kami akan terus berinvestasi dalam skala, mengoptimalkan produk, dan mempertahankan posisi kami di industri. Kami juga akan berinvestasi untuk mempromosikan pengembangan ekologi industri dan membantu produsen chip terminal untuk terhubung ke jaringan," tuturnya.
(mim)
Berita Terkait
China Punya Jaringan...
China Punya Jaringan 5G Terbaik di Dunia, Setujukah Anda?
Huawei Hadirkan Teknologi...
Huawei Hadirkan Teknologi 5G di Puncak Tertinggi Dunia
Diminta Copot 5G Huawei,...
Diminta Copot 5G Huawei, Operator Brasil Abaikan Undangan Wamenlu AS
Bos Huawei Bicara tentang...
Bos Huawei Bicara tentang Peran 5G dan Pengembangan Jaringan 6G
Resmi Dilarang, Inggris...
Resmi Dilarang, Inggris Copot Semua Perangkat Huawei dari Jaringan 5G
Korea Selatan Melawan...
Korea Selatan Melawan Tekanan AS untuk Haramkan Teknologi 5G Huawei
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
58 menit yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
3 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
11 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
12 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
16 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
16 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved