Korea Selatan Melawan Tekanan AS untuk Haramkan Teknologi 5G Huawei

Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:13 WIB
loading...
Korea Selatan Melawan...
Korea Selatan masih menolak tekanan AS untuk membersihkan jaringannya dari teknologi Huawei 5G. Foto/Ist
A A A
SEOUL - AS dan China telah berselisih karena berbagai masalah. Mempertimbangkan akses ke informasi yang dimiliki perusahaan teknologi, Huawei telah menjadi sorotan AS sejak lama. (Baca juga: Huawei Bakal Jual Honor ke Xiaomi? )

Pemerintah AS yakin data apa pun dengan Huawei tidak aman. Administrasi Donald Trump juga percaya mereka sepenuhnya di bawah kendali Pemerintah Komunis China.

Untuk tujuan ini, mereka telah melarang Huawei dari pembangunan jaringan 5G-nya. Selain itu, Gedung Putih juga menggunakan pengaruh globalnya untuk meyakinkan negara lain agar ikut melarang Huawei bercokol di negaranya. Meskipun banyak negara yang benar-benar melarang Huawei, masih banyak yang tidak percaya keputusan AS.

Peralatan Huawei 5G
Menurut laporan media Korsel, seorang diplomat Korsel mengungkapkan hal itu di pertemuan Korsel-AS yang kelima. Dialog ekonomi strategis yang diadakan pada 14 Oktober, pihak AS menegaskan kembali rencana "jaringan bersih" yang diusulkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, atas nama risiko keamanan nasional, untuk menekan Korea Selatan agar berhenti menggunakan peralatan 5G Huawei dan perusahaan teknologi China lainnya. .

Sebelumnya, AS telah memasukkan Korea Telecom dan SK Telecom, dua operator telekomunikasi besar di Korea, dalam daftar yang disebut "perusahaan telekomunikasi bersih" yang tidak menggunakan peralatan Huawei. Itu juga mengharuskan LG Uplus, operator lain, untuk berhenti menggunakan peralatan Huawei secepat mungkin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved