Korea Selatan Melawan Tekanan AS untuk Haramkan Teknologi 5G Huawei
Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
AS Masih Tekan Korea Selatan
Namun, pejabat Korea Selatan tersebut menanggapi dengan mengatakan, pilihan peralatan dan teknologi yang digunakan oleh operator telekomunikasi adalah milik perusahaan. Karena itu, pemerintah Korea Selatan tidak akan mencampuri keputusan perusahaan swasta. (Baca juga: Jarang Terjadi, AnTuTu sebut Bionic A14 Kalah Hebat dari Snapdragon 865 Plus )
Pejabat itu mengatakan, dia telah menjelaskan posisi dasarnya ke AS. Diskusi tersebut melibatkan kebutuhan untuk memiliki "jaringan yang bersih". Namun, dia menegaskan kembali bahwa permintaan AS untuk pengecualian perusahaan tertentu bukanlah bagian dari pembicaraan.
Pada 28 Juli, Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha, telah menyatakan Korea Selatan akan “menjaga keterbukaan strategis sambil bekerja untuk menjaga keamanan teknologi” di sektor teknologi.
Namun beberapa diplomat Korsel mengatakan masih "bisa diperdebatkan" berapa lama posisi Korsel bisa bertahan. (Baca juga: Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin Tak Diizinkan Jenguk Syahganda Nainggolan dkk )
Giz China melaporkan, Korea Selatan tidak akan menjadi negara pertama yang tidak ingin mengganggu peralatan yang digunakan operator. Ingat, Inggris pada awalnya tidak ingin ikut campur. Namun, akhirnya tunduk pada tekanan AS dan melarang Huawei.
Namun, pejabat Korea Selatan tersebut menanggapi dengan mengatakan, pilihan peralatan dan teknologi yang digunakan oleh operator telekomunikasi adalah milik perusahaan. Karena itu, pemerintah Korea Selatan tidak akan mencampuri keputusan perusahaan swasta. (Baca juga: Jarang Terjadi, AnTuTu sebut Bionic A14 Kalah Hebat dari Snapdragon 865 Plus )
Pejabat itu mengatakan, dia telah menjelaskan posisi dasarnya ke AS. Diskusi tersebut melibatkan kebutuhan untuk memiliki "jaringan yang bersih". Namun, dia menegaskan kembali bahwa permintaan AS untuk pengecualian perusahaan tertentu bukanlah bagian dari pembicaraan.
Pada 28 Juli, Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha, telah menyatakan Korea Selatan akan “menjaga keterbukaan strategis sambil bekerja untuk menjaga keamanan teknologi” di sektor teknologi.
Namun beberapa diplomat Korsel mengatakan masih "bisa diperdebatkan" berapa lama posisi Korsel bisa bertahan. (Baca juga: Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin Tak Diizinkan Jenguk Syahganda Nainggolan dkk )
Giz China melaporkan, Korea Selatan tidak akan menjadi negara pertama yang tidak ingin mengganggu peralatan yang digunakan operator. Ingat, Inggris pada awalnya tidak ingin ikut campur. Namun, akhirnya tunduk pada tekanan AS dan melarang Huawei.
(iqb)
Lihat Juga :