Alasan Samsung Galaxy S10 Bisa Lebih Laris dari Sang Kakak, Galaxy S9

Jum'at, 22 Februari 2019 - 09:26 WIB
Alasan Samsung Galaxy...
Alasan Samsung Galaxy S10 Bisa Lebih Laris dari Sang Kakak, Galaxy S9
A A A
SAN FRANSISCO - Galaxy S10 diluncurkan di Indonesia dalam tiga varian dengan banderol harga mulari Rp10,5 juta hingga Rp24 juta. Jauh lebih mahal dibanding ketika Galaxy S9 dan S9 Plus dirilis pada Februari 2018 dengan banderol mulai Rp11,5 juta dan Rp14,5 juta.

Meski demikian, PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) justru optimistis bahwa penjualan Galaxy S10 bisa lebih baik dibanding S9. Apa alasannya?

Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia Denny Galant tidak menampik bahwa harga ponsel premium menjadi semakin mahal. Namun, dia juga menyebut bahwa saat ini konsumen lebih rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli ponsel.

”Setiap smartphone ada cycle (masa penggunaannya). Ternyata, semakin banyak konsumen yang mengganti ponsel premium mereka setahun sekali. Jadi, ketika ada varian baru keluar, mereka merasa sudah waktunya mengganti ponsel lagi,” ungkapnya.

Denny menyebut bahwa hal tersebut wajar. Sebab, kecepatan perkembangan teknologi di ponsel sangat tinggi. Dan menurutnya, ada sebagian konsumen yang merasa harus menjadi yang pertama merasakan teknologi baru.

”Selain itu, fitur-fitur baru yang disediakan juga dirancang untuk membuat hidup konsumen lebih praktis. Misalnya, wireless powershare yang membuat konsumen tidak perlu membawa banyak kabel charger untuk earbuds atau smartwatch, karena bisa di-charge langsung lewat ponsel,” ungkap Denny

Dia memprediksi pre-order S10 akan tinggi karena Samsung memberikan gimmick, seperti bundling dengan smartwatch, TV, hingga earbuds. Persoalan harga ponsel premium yang dianggap mahal, Denny menyebut, sudah semakin diterima oleh mereka yang menjadi target konsumennya. "Toh, kami juga bekerja sama dengan bank dan operator, memberikan berbagai bentuk cicilan ringan,” ungkapnya.

Menurut Denny, konsumen sudah bisa melihat inovasi dan value/nilai apa yang diberikan di sebuah ponsel. Lalu menyimpulkan, apakah harganya sesuai atau tidak.

Dominan di Segmen Premium
Samsung sendiri mempertegas kepemimpinan mereka di pasar ponsel premium di Indonesia yang mencapai hampir 70%. ”Dibandingkan tahun sebelumnya, naiknya cukup drastis. Mencapai lebih dari 4%. Kami sangat dominan di pasar ini,” klaim Denny.

Hal tersebut dapat diartikan bahwa ketika menyebut ponsel premium, maka Samsung tetap menjadi favorit pengguna. Ketika ingin “berinvestasi” untuk membeli ponsel mahal, maka pengguna lebih percaya Samsung dibanding merek lain seperti Huawei dan Oppo yang juga sudah masuk ke ranah ponsel premium di atas angka Rp9 jutaan.

Ini wajar, sebab di kelas premium, persepsi konsumen terhadap brand menjadi sangat penting. Selain produknya harus bagus, konsumen juga melihat faktor-faktor lainnya seperti indentitas brand di Indonesia, gengsi, harga jual kembali, hingga dukungan purna jual.
(mim)
Berita Terkait
Sertifikasi Bluetooth...
Sertifikasi Bluetooth Ungkap Galaxy M51 Punya Baterai 6.800 mAh
Punya Fitur Kekinian,...
Punya Fitur Kekinian, Samsung Indonesia Banderol Galaxy A11 Cuma Rp2,1 Juta
Samsung Bocorin Tanggal...
Samsung 'Bocorin' Tanggal Peluncuran Galaxy A72 dan Galaxy A52
Dijual Rp1,1 Juta, Galaxy...
Dijual Rp1,1 Juta, Galaxy A01 Core Ramaikan Segmen Pasar Ponsel Murah
Intip Bocoran Spesifikasi...
Intip Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S21 yang Meluncur Tahun Depan
Baterainya Gede dan...
Baterainya Gede dan Kamera Cakep, Galaxy M02 Cuma Dibanderol Rp1,3 Juta
Berita Terkini
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
4 menit yang lalu
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
1 hari yang lalu
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
1 hari yang lalu
Dorong Ekosistem Kecerdasan...
Dorong Ekosistem Kecerdasan Artifisial, Indonesia Resmi Miliki .ai.id
1 hari yang lalu
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
2 hari yang lalu
Bawa Teknologi Berbasis...
Bawa Teknologi Berbasis Riset, Coway Hadirkan Inovasi Terbaru
2 hari yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved