Samsung Tutup Lagi Pabrik di China, Apple Stop Operasi Gerai di Jepang

Senin, 07 Januari 2019 - 20:46 WIB
Samsung Tutup Lagi Pabrik...
Samsung Tutup Lagi Pabrik di China, Apple Stop Operasi Gerai di Jepang
A A A
TIANJIN - Apple dan Samsung merupakan mereka ternama di industri smartphone. Tapi ketatnya persaingan global membuat keduanya melakukan efisiensi operasional.

Ketatnya persaingan memaksa Samsung kembali menutup pabriknya di China. Kali ini menimpa sebuah pabrik di Tianjin, tepat sebelum awal 2019. Sekadar informasi, sebelumnya raksasa Korea itu menutup pabriknya di Shenzhen pada pertengahan 2018.

Pabrik Tianjin memiliki sekitar 2.600 pekerja dan 90% dari mereka telah menandatangani surat pengunduran diri dan menerima kompensasi dari perusahaan. Beberapa bahkan telah menerima rencana kompensasi "N + 3" di samping tawaran dipindahkan ke pabrik Samsung lainnya.

Laman Giz China menyebutkan, rumornya perusahaan tidak menyebut penutupan ini akibat dari penurunan penjualan. Tapi lebih kepada investasi Samsung untuk baterai listrik di Tianjin dan proyek MLCC automotif akan selesai tahun ini.

Meski demikian, faktor penjualan sepertinya tetap menjadi alasan utama. Seperti diketahui, Samsung belakangan ini tak memiliki porsi pasar yang signifikan di China akibat kalah bersaing dengan pabrikan lokal.

Di pasar global pun perusahaan mendapat serangan dari produsen ponsel pintar asal China. Faktor harga menjadi salah satu yang menghambat mereka berkembang diterima pasar. Dan tahun ini mereka sedang bekerja keras untuk peluncuran smartphone andalannya awal bulan depan, Galaxy S10 dan ponsel dengan layar bisa dilipat.

Setali tiga uang dengan Samsung, Apple juga tengah berjuang mempertahankan bisnisnya setelah disalip Huawei dalam penjualan global. Imbas penurunan penjualan memaksa pabrikan yang berbasis di Cupertino, AS, itu menutup gerainya di Jepang. Padahal gerai mungil itu sudah beroperasi lebih dari 13 tahun.

Terletak di distrik perbelanjaan Ichibancho di Kota Sendai, itu adalah toko terkecil Apple di Jepang dan salah satu yang terkecil di dunia. Gerai bakal ditutup untuk selamanya pada 25 Januari mendatang.

Apple membuka toko di Sendai pada 10 Desember 2005. Pada saat itu, itu adalah lokasi ritel ke-6 perusahaan di Jepang -jumlah yang telah berkembang menjadi sembilan gerai di tahun-tahun berikutnya.

Laman GSM Arena melaporkan, perusahaan berkilah penutupan bukan dikarenakan melorotnya penjualannya. Tapi lebih disebabkan semua toko Apple sekarang ini harus memiliki luas yang mencukupi guna mengakomodasi kebutuhan Apple yang semakin besar di ritel.
(mim)
Berita Terkait
Meningkat di Masa Pandemi,...
Meningkat di Masa Pandemi, Penjualan Smartphone Capai 650 Juta Unit
Mantul, Samsung Akhirnya...
Mantul, Samsung Akhirnya Permalukan Apple di Kampung Halamannya
Samsung No 1, Xiaomi...
Samsung No 1, Xiaomi Libas Apple untuk Klaim Posisi ke-3 Penjualan Smartphone
Penjualan iPhone Diprediksi...
Penjualan iPhone Diprediksi Melampaui Samsung untuk Pertama Kalinya
Geser Posisi Samsung,...
Geser Posisi Samsung, Apple Jadi Smartphone Terlaris di Dunia
iPhone Kuasai 41% Pendapatan...
iPhone Kuasai 41% Pendapatan Penjualan Smartphone Kuartal Terakhir
Berita Terkini
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
3 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
9 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
13 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
2 hari yang lalu
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved