Tak Mau Kecolongan Lagi, Facebook Ungkap Pencuri Data Baru

Minggu, 22 Juli 2018 - 18:02 WIB
Tak Mau Kecolongan Lagi,...
Tak Mau Kecolongan Lagi, Facebook Ungkap Pencuri Data Baru
A A A
NEW YORK - Usai terbongkar kasus pencurian data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, hal ini membuat Facebook melakukan pengawasan seketat-ketatnya terhadap mitra kerjasama Facebook. Dan terbukti Facebook mengumumkan temuan baru.

Facebook menangguhkan kerjasamanya dengan firma analisis data Crimson Hexagon yang berbasis di Boston, hingga dapat memastikan cara perusahaan itu mengumpulkan serta berbagi data pengguna Facebook dan Instagram pada hari Jumat (20/7/2018).

Penangguhan tersebut dan menyatakan salah satu klien Crimson Hexagon adalah sebuah LSM Rusia yang punya hubungan dengan Kremlin.

Facebook menyatakan Crimson Hexagon bersikap kooperatif dalam investigasi itu dan tidak ada bukti bahwa Crimson Hexagon mendapatkan informasi Facebook atau Instagram secara tidak sepatutnya.

“Kami tidak mengizinkan para developer membuat perangkat pengintai dengan menggunakan informasi dari Facebook atau Instagram,” sebut Facebook dalam sebuah pernyataan seperti dilansir The Wall Street Journal.

“Kami menganggap tuduhan ini serius dan telah membekukan aplikasi ini sambil melakukan penyelidikan.”

Chris Bingham, pejabat tertinggi bidang teknologi Crimson Hexagon menyebutkan dalam sebuah blog hari Jumat (20/7/2018), bahwa perusahaannya hanya “mengumpulkan data media sosial yang tersedia secara terbuka yang dapat diakses setiap orang.”

Ia menambahkan, “Entitas pemerintah yang memanfaatkan platform Crimson Hexagon melakukannya untuk alasan yang sama seperti alasan banyak pelanggan non-pemerintah lainnya: suatu pemahaman menyeluruh dan luas mengenai persepsi, preferensi dan sentimen masyarakat terhadap hal-hal yang menjadi perhatian mereka.”

Awal tahun ini terungkap bahwa perusahaan riset data Cambridge Analytica memperoleh data dari jutaan pengguna Facebook secara tidak patut.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
1 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
3 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved