Dikirim ke Luar Angkasa, Robot AI Mulai Gantikan Peran Astronot

Jum'at, 29 Juni 2018 - 13:58 WIB
Dikirim ke Luar Angkasa,...
Dikirim ke Luar Angkasa, Robot AI Mulai Gantikan Peran Astronot
A A A
Kecerdasan buatan (AI) mulai merambah industri luar angkasa. Dibenamkan ke sebuah robot, kini pekerjaan seorang astronot bisa diambilalih oleh bukan manusia.

SpaceX berencana mengirimkan robot dengan kecerdasan buatan (AI) untuk bergabung di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Robot bernama CIMON yang merupakan singkatan dari Crew Interactive Mobile Companion itu diangkut oleh Roket Falcon 9 dengan waktu peluncuran, Jumat (29/6/2018) pagi waktu setempat.

Tampilan robot ini sedikit mirip dengan bola voli dengan layar komputer di satu sisi. Layar menampilkan wajah kartun yang digunakan dalam berinteraksi dengan para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

CIMON dilengkapi 14 ventilator internal yang bergerak dengan menghisap udara luar angkasa dan menghembuskannya ke arah manapun yang dibutuhkan. Itu berarti CIMON dapat "mengambang" di seluruh stasiun, mendekat pada astronot yang memanggil namanya dan mengangguk saat ditanya.

Airbus mengembangkan CIMON untuk Badan Antariksa Nasional Jerman. Tujuannya, guna melihat apakah robot cerdas dapat bekerja sama dengan astronot untuk menyederhanakan kehidupan kerja di ruang angkasa.

Melansir lama The Verge, sebelumnya robot ini telah dilatih beberapakali di Bumi dengan asronot Jerman yang berada di ISS, Alexander Gerst. Jadi mikrofon dan kamera robot secara khusus telah diatur untuk mengenal suara dan wajah Gerst.

Sesampainya di ISS, Gerst akan bekerja sama dengan CIMON dengan melakukan beberapa percobaan sains. Gerst akan mengajukan pertanyaan pada CIMON tentang eksperimen yang sedang dikerjakan.

Robot hanya akan berinteraksi dengan Gerst dan anggota awak lainnya selama total tiga jam di ISS. Meski begitu, apa yang dipelajari dapat membantu pembuatan desain robot AI serupa ke depannya.

Selain mengirimkan robot AI pertama sebagai anggota awak untuk tinggal, roket tersebut juga membawa serta makanan dan air untuk enam astronot yang tinggal di ISS.
(mim)
Berita Terkait
Pluto Punya Lautan Bawah...
Pluto Punya Lautan Bawah Tanah, Peneliti: Cocok untuk Warga Bumi
NASA Kembangkan Sistem...
NASA Kembangkan Sistem Jaringan Laser untuk Singkirkan Sampah Ruang Angkasa
Bintang Misterius Boyajian...
Bintang Misterius Boyajian di Bima Sakti Memiliki Kembaran
Aneh, Para Ilmuwan Melihat...
Aneh, Para Ilmuwan Melihat Kilatan Cahaya dari Tabrakan Lubang Hitam
Jepang Siap Daratkan...
Jepang Siap Daratkan Pesawat Ruang Angkasa Pribadi Hakuto-R di Bulan
Tabrak Bumi, Asteroid...
Tabrak Bumi, Asteroid Ukuran 25 Meter Bisa Lenyapkan 1 Kota Beserta Isinya
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
9 jam yang lalu
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
18 jam yang lalu
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
21 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
1 hari yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
1 hari yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
1 hari yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved