Jepang Siap Daratkan Pesawat Ruang Angkasa Pribadi Hakuto-R di Bulan
Senin, 17 Agustus 2020 - 18:00 WIB
loading...
Perusahaan Jepang ispace bertujuan untuk meluncurkan pendarat bulan Hakuto-R pribadi pada tahun 2022 dengan roket SpaceX Falcon 9. Foto/ispace
A
A
A
TOKYO - Perusahaan Jepang berharap bisa mendaratkan orang di bulan suatu hari nanti setelah meluncurkan desain akhir dari pendarat bulan robotik pertamanya yang akan diluncurkan pada 2020 dengan roket SpaceX. (Baca juga: Tahun 2021 Indonesia Punya Observatorium Terbesar di Asia Tenggara )
Ispace yang berbasis di Tokyo mengungkap desain pendarat Hakuto-Reboot (Hakuto-R) pada 30 Juli. Dalam pernyataan resminya dikatakan, misi tersebut sekarang dijadwalkan untuk mendarat di bulan pada tahun 2022. Itu setahun lebih lambat dari target sebelumnya yakni pada 2021.
"Masalah teknis" yang tidak disebutkan menghambat konstruksi dalam beberapa bulan terakhir, kata ispace. Meskipun pendarat tersebut lulus tinjauan desain kritis yang memungkinkan perangkat keras diselesaikan untuk pembangunan konstruksi.
"Target tanggal peluncuran baru dipilih untuk memastikan keandalan yang lebih tinggi bagi pelanggan Hakuto-R dan keberhasilan misi secara keseluruhan. Pendarat tersebut masih direncanakan untuk diluncurkan dengan roket Falcon 9 SpaceX," kata ispace dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Space.com.
Sebelumnya, perusahaan telah menunjukkan minat untuk bersaing untuk program Layanan Muatan Bulan Komersial (CLPS) NASA, yang bertujuan menempatkan pendarat pribadi di bulan untuk mendukung misi manusia. NASA membuat pengumuman misi CLPS terbarunya pada bulan Januari lalu.
Ispace yang berbasis di Tokyo mengungkap desain pendarat Hakuto-Reboot (Hakuto-R) pada 30 Juli. Dalam pernyataan resminya dikatakan, misi tersebut sekarang dijadwalkan untuk mendarat di bulan pada tahun 2022. Itu setahun lebih lambat dari target sebelumnya yakni pada 2021.
"Masalah teknis" yang tidak disebutkan menghambat konstruksi dalam beberapa bulan terakhir, kata ispace. Meskipun pendarat tersebut lulus tinjauan desain kritis yang memungkinkan perangkat keras diselesaikan untuk pembangunan konstruksi.
"Target tanggal peluncuran baru dipilih untuk memastikan keandalan yang lebih tinggi bagi pelanggan Hakuto-R dan keberhasilan misi secara keseluruhan. Pendarat tersebut masih direncanakan untuk diluncurkan dengan roket Falcon 9 SpaceX," kata ispace dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Space.com.
Sebelumnya, perusahaan telah menunjukkan minat untuk bersaing untuk program Layanan Muatan Bulan Komersial (CLPS) NASA, yang bertujuan menempatkan pendarat pribadi di bulan untuk mendukung misi manusia. NASA membuat pengumuman misi CLPS terbarunya pada bulan Januari lalu.
Lihat Juga :