Jepang Siap Daratkan Pesawat Ruang Angkasa Pribadi Hakuto-R di Bulan

Senin, 17 Agustus 2020 - 18:00 WIB
loading...
A A A
Dalam pernyataan baru mereka, perwakilan ispace tidak memberikan informasi terbaru tentang CLPS tetapi menambahkan bahwa pendaratan pertama di bulan Hakuto-R akan menjadi bagian dari "program eksplorasi bulan komersial multinasional". Perusahaan ini adalah bagian dari tim yang dipimpin oleh Draper Laboratory nirlaba yang berharap menempatkan Artemis-7 di bulan. Namun Draper belum menerima penghargaan kontrak CLPS.

"Hakuto" -yang berarti "Kelinci Putih" dalam bahasa Jepang- adalah nama tim yang dikelola ispace untuk Google Lunar X-Prize (GLXP). GLXP menawarkan USD20 juta kepada grup pribadi pertama yang menempatkan pendarat di bulan dan melakukan beberapa tugas di permukaan bulan. Kontes berakhir pada 2018 tanpa pemenang, tapi beberapa perusahaan yang bersaing terus mengerjakan desain mereka.

Lander seukuran mobil dari ispace akan memiliki massa sekitar 750 lbs atau 340 kilogram. Ini akan menjadi sedikit lebih kompak, dengan pusat gravitasi yang lebih rendah, daripada rencana desain awal yang diminta, kata perusahaan.

Tangki bahan bakar Hakuto-R juga berkurang ukurannya. Sebab ruang angkasa memutuskan untuk menempuh jalur panjang selama tiga bulan ke bulan yang akan menggunakan lebih sedikit propelan. Sebagai perbandingan, misi bulan Apollo NASA pada 1960-an dan 1970-an hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk mencapai tetangga terdekat Bumi itu. Kapasitas muatan Hakuto-R adalah 66 lbs atau 30 kg dan ini tidak berubah.

Pada Agustus 2019, ispace berjanji untuk menempatkan penjelajah di bulan pada 2023, dua tahun setelah pendarat awal seharusnya dikerahkan. Pernyataan perusahaan baru tersebut mempertahankan tanggal pendaratan 2023 untuk misi keduanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved