Pluto Punya Lautan Bawah Tanah, Peneliti: Cocok untuk Warga Bumi

Rabu, 24 Juni 2020 - 04:38 WIB
loading...
Pluto Punya Lautan Bawah...
Pluto, seperti yang terlihat oleh pesawat ruang angkasa New Horizons milik NASA selama perjalanan bersejarah planet kerdil pada Juli 2015. Foto/NASA
A A A
JAKARTA - Planet Pluto dikenal sangat dingin. Sebuah studi baru menemukan bahwa kondisi tersebut terjadi dengan diawali Pluto sebagai planet panas yang terbentuk cepat dan keras. (Baca juga: Pandemi Covid-19 Tingkatkan Produktivitas Penelitian di Dunia )

Hasil ini menunjukkan Pluto mungkin telah memiliki lautan bawah tanah sejak awal kehidupannya. Ini berpotensi meningkatkan peluangnya untuk menjadi tuan rumah bagi makhluk hidup di Bumi, kata para peneliti.

Laman Space.com mengungkapkan, sebelumnya penelitian mengasumsikan Pluto berasal dari batuan dingin dan es yang menggumpal bersama di Sabuk Kuiper yang jauh, cincin di luar orbit Neptunus.

Meskipun ada bukti bahwa Pluto saat ini memiliki lautan cair di bawah cangkang beku yang tebal, para peneliti telah menyarankan laut bawah permukaan ini berkembang lama setelah Pluto terbentuk, setelah es mencair karena panas dari unsur-unsur radioaktif dalam inti Pluto. Sekarang para ilmuwan berpendapat, alih-alih formasi dingin, Pluto memiliki awal yang panas, yang penuh dengan kekuatan ledakan.

"Ketika kita melihat Pluto hari ini, kita melihat dunia beku yang sangat dingin, dengan suhu permukaan sekitar 45 Kelvin (minus 380 derajat Fahrenheit dan minus 228 derajat Celcius)," tulis pemimpin penulis studi, Carver Bierson, ilmuwan planet di Universitas California, Santa Cruz, kepada Space.com.

"Saya merasa luar biasa bahwa dengan melihat geologi yang tercatat di permukaan itu, kita dapat menyimpulkan bahwa Pluto memiliki formasi cepat dan keras yang menghangatkan bagian dalam, sehingga membentuk samudera air bawah permukaan," tulisnya lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Rekomendasi
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Berita Terkini
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Infografis
Eagle 44, Pangkalan...
Eagle 44, Pangkalan Bawah Tanah Iran jadi Momok bagi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved