Sistem Keamanan Facebook Lindungi Data Dipertanyakan DPR RI

Rabu, 18 April 2018 - 09:03 WIB
Sistem Keamanan Facebook...
Sistem Keamanan Facebook Lindungi Data Dipertanyakan DPR RI
A A A
JAKARTA - Tanggungjawab Facebook dalam melindungi data para penggunanya dipertanyakan oleh Anggota Komisi I DPR Sukamta. Pasalnya, Facebook dianggap seolah lepas tanggungjawab atas kebocoran data pengguna Facebook di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai Facebook seolah berusaha menyembunyikan kasus kebocoran data itu setelah melihat alur peristiwanya hingga terungkap saat ini. "Jadi di mana pertanggung jawaban moral Facebook? Jadi kalau begini terhadap para penggunanya yang jumlahnya jutaan, mungkin miliaran orang, kami mohon Anda memberi jawaban yang clear, kalau memang di situ (Facebook) enggak ada (data) keluar," kata Sukamta dalam rapat dengar pendapat dengan Facebook di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Hal demikian dikatakan Sukamta setelah mendengarkan penjelasan Vice President Facebook untuk Bidang Kebijakan Publik di Asia Pasifik, Simon Milner yang menuding Peneliti Cambridge University, Dr. Alexander Kogan sebagai biang kerok atas kebocoran data pengguna Facebook di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Sukamta mengaku bisa memahami penjelasan Simon tersebut.

"Tetapi saya enggak bisa menerima alasan itu karena seolah-olah dari Facebook ini, menyediakan platform supaya digunakan oleh banyak orang, tetapi orang pengguna ini tidak diberi informasi data yang dikoleksi itu akan digunakan untuk apa," kata legislator asal daerah pemilihan Yogyakarta ini.

Kemudian, tidak adanya perjanjian antara Facebook dengan Alexander Kogan itu dianggapnya sebagai pembiaran terhadap pengamembang aplikasi untuk dapat mengambil data pengguna Facebook tanpa izin. Lalu, tidak adanya upaya dari Facebook untuk membenahi kebocoran data para penggunanya pun disorotinya.

"Kalau pada Maret 2018 tidak oleh media diungkap, apakah Facebook tetap akan melakukan perubahan-perubahan dan bertanggung jawab terhadap seluruh pengguna data ini," imbuhnya.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
4 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
5 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
6 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
6 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
6 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
7 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved