Kebocoran Data Facebook, APJII Nilai Saatnya Buat Medsos Anak Bangsa

Senin, 02 April 2018 - 21:33 WIB
Kebocoran Data Facebook,...
Kebocoran Data Facebook, APJII Nilai Saatnya Buat Medsos Anak Bangsa
A A A
JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengomentari krisis kebocoran data 50 juta pengguna Facebook diangkut oleh perusahaan konsultan politik bernama Cambridge Analytica untuk memenangkan kampanye Donald Trump.

APJII menilai krisis yang mendera facebook melibatkan Cambridge di Amerika Serikat itu harusnya bisa menjadi momentum mengevaluasi Facebook sebagai media sosial terbesar di dunia. Selain itu, hal ini bisa menjadi kesempatan untuk membangkitkan media sosial yang dikreasi anak bangsa.

"Kebocoran data itu adalah momentum untuk mengevaluasi Facebook. Apalagi, Facebook juga tercatat sebagai pemilik WhatsApp dan Instagram. Sebaiknya ini juga jadi momentum kebangkitan media sosial Indonesia. Jangan sampai masyarakat Indonesia hanya jadi pengguna saja," ujar Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APJII, Tedi Supardi Muslih dalam perbincangan dengan wartawan, di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Indonesia tercatat sebagai negara pengguna Facebook terbanyak ke empat di dunia. "Jadi, dengan potensi pelanggan sebanyak itu harusnya bisa muncul media sosial khas Indonesia, kita tidak hanya menjadi konsumen," sambung Tedi yang merupakan pemilik dan pendiri PC24 Group, yakni bisnis grup yang bergerak dibidang komputer IT solution.

Menurut Tedi, Indonesia sebaiknya bisa mencontoh China yang bisa melaju di dunia internet dengan media sosial seperti Baidu, Weibo, dan Wechat.

Berdasarkan hasil survei lembaganya, jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa dari total 262 juta jiwa penduduk Indoneia dan kebanyakan dari jumlah itu menggunakan internet untuk berinteraksi di media sosial.

Tedi memaparkan, bedasarkan hasil riset APJII pada 2017, pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia di sepanjang 2017 menunjukkan separuh pengguna teknologi internet adalah milenial (49,52%).

Ahli digital forensik Rubi Alamsyah, mengatakan krisis kebocoran pengguna data Facebook bisa menjadi momentum untuk edukasi mengenai pentingnya perlindungan data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak ketiga

"Media sosial ini kita gunakan secara gratis, banyak manfaat yang kita dapat. Tapi sejak mendaftar dan instal, sering kali orang banyak yang lupa mengenai kehati-hatian membagikan data-data yang bersifat pribadi," ujar Rubi.

Menurut Rubi, pengguna media sosial di Indonesia masih perlu. Ia lantas mencontohkan, di Amerika Serikat, kesadaran mengenai privasi sudah sangat tinggi. Berbeda dengan di Indonesia, kita masih sangat rendah. "Kita menggunakan media sosial, seringkali kebablasan membagikan data yang bersifat pribadi secara sukarela, padahal itu penting," tegas Rubi.
(ven)
Berita Terkait
Gandeng APJII, BDDC...
Gandeng APJII, BDDC Tingkatkan Interkonektivitas Internet
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
Perkuat Hubungan Kemitraan,...
Perkuat Hubungan Kemitraan, APJII Jakarta Hadiri BATIC Events
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
15 jam yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
1 hari yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
1 hari yang lalu
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
1 hari yang lalu
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
1 hari yang lalu
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
1 hari yang lalu
Infografis
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved