Bos Facebook Umumkan Permintaan Maaf lewat Sejumlah Koran Ternama

Senin, 26 Maret 2018 - 18:52 WIB
Bos Facebook Umumkan...
Bos Facebook Umumkan Permintaan Maaf lewat Sejumlah Koran Ternama
A A A
CUPERTINO - Pendiri Facebook Mark Zuckerberg merilis iklan di surat kabar tentang permohonan maaf atas keterlibatan Facebook dalam skandal pengumpulan data ilegal yang dilakukan Cambridge Analytica. Dengan pemuatan iklan permohonan di surat kabar, artinya bos sekaligus pakar digital dan teknologi ini masih membutuhkan koran.

"Kami bertanggung jawab untuk melindungi data Anda, dan jika kami tidak bisa melakukannya maka kami tidak pantas untuk melayani Anda, dan kami meminta maaf" kata Zuckerberg dalam iklan permohonan maaf seperti dilansir dari Gizmodo

Tak hanya mengakui kesalahan bahkan Mark Zuzkeberg memohon permintaan maaf pada rakyat Inggris khususnya dengan memasang iklan satu halaman penuh di surat kabar utama pada hari Minggu seperti di New York Times, Washington Post, dan Wall Street Journal di AS serta tujuh surat kabar Inggris.

Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook tidak yakin apakah mungkin ada lembaga Cambridge Analytica di luar sana yang terlibat dan ikut membocorkan, dan menunjukkan bahwa perusahaan telah tersandung bukti yang mengindikasikan insiden lain yang mungkin terjadi.

Dengan kata lain meskipun Facebook mungkin dapat mengatasi masalah ini secara terpisah namun Faceboot mengisyaratkan skandal ini belum berakhir karena ada lembaga atau organisasi yang ikut membocorkan.

Sejak 2015 bocornya data pengguna Facebook sudah diketahui bahwa peneliti Inggris Aleksandr Kogan secara ilegal membagikan informasi pengguna dengan perusahaan riset, setelah mengumpulkan data itu secara legal melalui aplikasi untuk kuis kepribadian. Perusahaan riset itu diduga secara ilegal menggunakan data sekitar 50 juta pengguna Facebook untuk membangun profil bagi kampanye politik AS, termasuk kampanye presiden Donald Trump.

Facebook dikecam karena tidak memperingatkan penggunanya mengenai insiden itu pada 2015. Zuckerberg secara terbuka membahas masalah ini pada Rabu (21/3).

Pernyataan Zuckerberg juga menyertakan lini masa mengenai peristiwa yang mengatakan Facebook pada 2015 menuntut Cambridge Analytica agar menghapus semua data yang diperoleh secara tidak layak. Ia mengatakan minggu lalu mengetahui dari kantor-kantor berita bahwa perusahaan tersebut mungkin tidak menghapus data tersebut, meskipun memberikan sertifikasi bahwa telah melakukannya.

Cambridge Analytica menyangkal menyimpan data tersebut. Seorang eksekutif Facebook yang bertanggung jawab atas keamanan dilaporkan berhenti dari perusahaan tersebut sebagai dampaknya.

Zuckerberg mengatakan, insiden tersebut bukan hanya karena pelanggaran kepercayaan antara Kogan, Cambridge Analytica, dan Facebook, tetapi juga "pelanggaran kepercayaan antara Facebook dengan orang-orang yang berbagi data mereka dengan perusahaan kami dan mengharapkan kami untuk melindunginya.
(mim)
Berita Terkait
Facebook Serahkan Kelanjutan...
Facebook Serahkan Kelanjutan Blokir Akun Trump ke Dewan Pengawas
Begini Cara Bikin Avatar...
Begini Cara Bikin Avatar dari Aplikasi Facebook
Facebook Luncurkan Messenger...
Facebook Luncurkan Messenger Kids Dilebih dari 70 Negara
Diakusisi Facebook,...
Diakusisi Facebook, Meme Mark Zuckerberg Tak Akan Hilang
Mark Zuckerberg Kehilangan...
Mark Zuckerberg Kehilangan Rp100 Triliun akibat Aksi Boikot Iklan di Facebook
Facebook Uji Coba Face...
Facebook Uji Coba Face ID dan Touch ID pada Messenger
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
1 hari yang lalu
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
2 hari yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
2 hari yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
3 hari yang lalu
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
3 hari yang lalu
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
3 hari yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved