Kamera Pengawas Ternyata Rentan Terhadap Serangan Siber

Kamis, 22 Maret 2018 - 22:02 WIB
Kamera Pengawas Ternyata...
Kamera Pengawas Ternyata Rentan Terhadap Serangan Siber
A A A
JAKARTA - Kaspersky Lab telah menemukan beberapa kerentanan keamanan pada kamera pengawas atau CCTV yang sering digunakan untuk memonitor pengawasan keamanan internal di rumah dan kantor. Menurut penelitian, kerentanan yang tidak diketahui ini memungkinkan penyerang mendapatkan akses jarak jauh terhadap rekaman video ataupun audio dari kamera.

Bahkan berdasarkan hasil analisis yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa kamera pengawas pada umumnya cenderung memiliki kerentanan keamanan pada tingkatan yang berbeda-beda.

"Permasalahan dengan keamanan dari perangkat IoT saat ini adalah bahwa baik pelanggan dan produsen telahkeliru berpikir bahwa jika Anda menempatkan perangkat di dalam jaringan Anda, dan memisahkannya dari internet yang lebih luas dengan bantuan router. Namun dalam banyak kasus, sebelum mengeksploitasi masalah keamanan di perangkat di dalam jaringan yang ditargetkan, penyerang perlu mengakses router. Namun berdasarkan hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ini mungkin tidak benar-benar terjadi sama sekali mengingat bahwa kamera yang kami selidiki hanya bisa berkomunikasi dengan dunia luar melalui layanan cloud, yang juga benar-benar rentan," ungkap Vladimir Dashchenko, Head of Vulnerabilities Research Group di Kaspersky Lab ICS CERT, Kamis (22/3/2018).

Dalam hal ini Kaspersky Lab menemukan sesuatu yang mengejutkan. Tidak hanya satu, namun seluruh lini kamera pengawas dari produsen tertentu ternyata rentan terhadap sejumlah serangan jarak jauh yang merusak. Ini disebabkan oleh sistem cloud-backbone yang dirancang tanpa memikirkan hal keamanan yang pada awalnya memang sengaja dibuat untuk memungkinkan pemilik kamera pengawas ini untuk mengakses video dari perangkat mereka dari jarak jauh.

"Kerentanan ini tentu saja dimanfaatkan oleh penyerang sehingga mereka dapat melakukan serangan," ungkap Dashchenko.

Pelaku kejahatan biasanya mengakses root ke kamera dari jarak jauh dan menggunakannya sebagai pintu masuk untuk serangan lebih lanjut terhadap perangkat lain di jaringan lokal dan eksternal, mengunggah dan meluncurkan kode berbahaya sewaktu-waktu terhadap kamera dari jarak jauh, dan mencuri informasi pribadi seperti akun dan informasi jejaring sosial pengguna yang digunakan untuk mengirim notifikasi kepada pengguna.
(wbs)
Berita Terkait
Pakai OS Kaspersky,...
Pakai OS Kaspersky, Rusia Siapkan Ponsel yang Tak Bisa Diretas
Kaspersky: 2021, Masyarakat...
Kaspersky: 2021, Masyarakat Kian Anggap Penting Privasi Data
Melindungi Pahlawan...
Melindungi Pahlawan Jalanan: Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Bersatu Padu Hadirkan Paket Swadaya Aman
Ransomware: Ancaman...
Ransomware: Ancaman Nyata di 2025, Bagaimana Organisasi di Indonesia Melindungi Diri?
5 Cara Mencegah Serangan...
5 Cara Mencegah Serangan Pencurian Data Pribadi atau Phising
Waspada Ransomware!...
Waspada Ransomware! 8 Tips Cegah Serangan Siber Paling Berbahaya di Dunia
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
9 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
11 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
12 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
21 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
22 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
22 jam yang lalu
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved