Peraturan Menteri Layanan OTT Ditarget Tuntas Awal Tahun 2018

Selasa, 06 Februari 2018 - 16:25 WIB
Peraturan Menteri Layanan...
Peraturan Menteri Layanan OTT Ditarget Tuntas Awal Tahun 2018
A A A
TANGERANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) hingga hari ini belum juga menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Layanan Over-The-Top (OTT). Padahal ekspansi OTT asing di Tanah Air sudah tak bisa terbendung lagi.

Ditemui dalam acara Startup National Summit 2018, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan, bila Permen OTT dijadwalkan tuntas tahun ini juga. (Baca juga: OTT Asing Tak Bisa Dibendung, Startup Lokal Minta Regulasi )

"Permen OTT sebentar lagi akan dikonsultasikan ke publik. Targetnya awal tahun inilah," ungkap Samuel kepada SINDOnews pada acara Startup National Summit 2018 di ICE, BSD City, Tangerang, Selasa (6/2/2018).

Dia menjelaskan, Permen OTT tersebut nantinya akan mengatur para pemain yang ada, baik pemain asing ataupun lokal. Hal ini dilakukan untuk meciptakan persaingan yang sehat dan industri yang kondusif di Tanah Air.

"Jadi level antara pemain luar dan lokal sama. Semua harus taat pada aturan yang sama. Tidak boleh kita bebani lokal ataupun asing," janji Samuel.

Ditanyai kalau ada pemain asing yang tidak taat aturan, dia menegaskan akan ada konsekuensi yang harus dibayar. "Ya langsung kami tutup," ancamnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika sendiri sebetulnya menargetkan Permen OTT diterbitkan pada semester pertama 2017. Diketahui, Permen itu masih berupa proses uji publik yang diumumkan pada April 2016.

Dan saat ditanya kembali mengapa Permen OTT akhirnya molor dari target yang dijadwalkan, Samuel berkilah regulasi tersebut bukan pekerjaan kementeriannya sendiri. "Jadi begini, OTT itu bukan hanya kerjaannya kominfo. Jadi kami harus berkordinasi dengan yang lain," tukasnya.
(mim)
Berita Terkait
Kominfo Optimistis Tahun...
Kominfo Optimistis Tahun 2024 akan Lahir Tiga Startup Unicorn
GoFood Juara Dunia,...
GoFood Juara Dunia, Kominfo: Semoga Pelaku Industri Digital Lain Bisa Mencontoh
Sepanjang 2021, Kominfo...
Sepanjang 2021, Kominfo Blokir 565.449 Konten Hoax di Medsos dan Internet
Kominfo Beri Kesempatan...
Kominfo Beri Kesempatan Aplikasi Pencuri Data Perbaiki Sistem
Makin Kuat, Peduli Lindungi...
Makin Kuat, Peduli Lindungi Dipasok Fitur Registrasi dan Sertifikasi Vaksin
Ini yang Bikin Aplikasi...
Ini yang Bikin Aplikasi Snack Video Diblokir
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
17 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
19 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
20 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved